Suara.com - Terpidana kasus korupsi, Irman Gusman memperoleh empat besar suara terbanyak dalam Pemilihan Legislatif Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat. Nama Irman sempat dicoret dari salah satu calon legislatif atau Caleg oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Hal ini diketahui setelah KPU RI menetapkan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pileg DPD Provinsi Sumatera Barat dalam sidang pleno rekapitulasi suara pasca amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (28/7/2024).
Dalam sidang yang dipimpin oleh Komisioner KPU Idham Kholik tersebut, ditetapkan Irman Gusman menempati posisi keempat suara terbanyak dengan perolehan 176.987 suara.
Sementara, Cerint Iralloza Tasya mmeperoleh suara terbanyak dengan suara 283.020, disusul Muslim M Yatim dengan 199.919 suara dan di posisi ketiga Jelita Donal dengan 187.765 suara.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pembacaan hasil perolehan suara rekapitulasi Pemilu anggota DPD RI pasca tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi, kami nyatakan disahkan," kata Pimpinan Sidang Pleno KPU RI, Idham Kholik di Jakarta Pusat.
Diketahui, jatah kursi DPD RI untuk Provinsi Sumatera Barat adalah empat orang. Artinya, Irman Gusman berhasil melenggang ke Senayan.
Berikut hasil rekapitulasi suara Pileg DPD RI di Provinsi Sumatera Barat pasca putusan MK RI, diurutkan berdasarkan nomor urut calon legislatif:
1. Abdul Aziz: 66.192
2. Cerint Iralloza Tasya: 283.020
3. Desrio Putra: 32.150
4. Dirri Uzhzhulam: 44.844
5. Emma Yohanna: 122.547
6. Hendra Irawan Rahim: 35.064
7. Irman Gusman: 176.987
8. Jelita Donal: 187.765
9. Jhoni Afrizal: 16.028
10. Leonardy Harmainy: 34.674
11. Mevrizal: 16.532
12. Muslim M Yatim: 199.919
13. Nurkhalis: 144.339
14. Yonder WF Alvarent: 12.199
15. Yong Hendri: 14.895
16. Yuri Hadiah: 51.990
Dari pemungutan suara ulang itu, diketahui jumlah suara sah sebanyak 1.439.145. Lalu, suara tidak sah sebanyak 21.913. Dengan demikian total suara sah dan tidak sah berjumlah 1.461.058 suara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon