Suara.com - DPP PDI Perjuangan (PDIP) melalui Tim Kampanye Pilkada Nasional kembali menggelar Pelatihan Nasional (Pelatnas) Tim Pemenangan Pilkada Gelombang Ke empat untuk menghadapi Pilkada Serentak 2024. Tema dari acara ini adalah ‘Bangkit, Bergerak, Menang!’, yang digelar mulai 9-11 Agustus 2024 di Hotel Seruni, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Pantauan Suara.com, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto terlihat hadir langsung dalam pembukaan Pelatnas Tim Pemenangan Pilkada 2024, pada Jumat (9/8/2024).
Hasto tampak didampingi langsung oleh Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional 2024 PDIP, Adian Napitupulu, Wakilnya Mustar Bomaventura, Sekretaris Aria Bima, serta jajaran pengurus Tim Pemenangan Pilkada Nasional 2024.
Sementara, ratusan peserta yang hadir dalam pelatihan gelombang ini terdiri dari jajaran serta fungsionaris Partai di tingkat DPD, DPC, Ranting dan Anak Ranting yang bakal menjadi tim pemenangan calon kepala daerah dari PDIP.
Adapun dalam sambutan pembukanya, Adian Napitupulu menyampaikan, bahwa pihaknya telah menyelenggarakan Pelatihan Nasional Tim Pemenangan Pilkada 2024 sampai pada gelombang keempat ini mencapai 252 Kabupaten/Kota, dan provinsi serta diikuti sebanyak 2.680 peserta.
Nantinya, masing-masing tim pemenangan calon kepala daerah ini bakal diberikan pelatihan guna memastikan strategi pemenangan pada Pilkada 2024 untuk dijalankan secara efektif dalam rangka memenangkan Pilkada 2024.
“Kami berharap bahwa semua peserta yang hadir ini menjadi kekuatan tambahan baru untuk Partai secara keseluruhan, secara nasional jadi kami berharap akan ada proses merawat selanjutnya agar proses selesai Pilkada, kekuatan yang luar biasa ini tidak hilang,” kata Adian Napitupulu.
Selain itu, Adian mengatakan, kepada Hasto bahwa sampai pada pelatihan gelombang ketiga ini, seluruh biaya ditanggung bersama dengan atau dana gotong royong dari masing-masing daerah.
Sehingga, ia pun berharap seluruh peserta benar-benar memanfaatkan dan tidak menyia-nyiakan pelatihan ini sebagai suatu pembelajaran untuk memenangkan Pilkada 2024.
Baca Juga: Bantah Mau Jegal Anies di Pilkada Jakarta, Airlangga: Gak Ada yang Ganjel-ganjel
“Jadi masing-masing daerah berkontribusi untuk acara ini. Artinya kalau teman-teman yang hadir menyia-nyiakan acara ini maka yang disia-siakan adalah dana gotong royong dari masing-masing calon kepala daerah. Nah sampai hari ini kita berharap nanti kita bisa menyelesaikan seluruh gelombang,” ungkapnya.
Adian menambahkan, Tim Pemenangan Pilkada Nasional bakal diterjunkan langsung ke setiap Kabupaten/Kota hingga Provinisi untuk melakukan monitoring langsung di lapangan.
Menurutnya, hal ini penting untuk melihat dinamika yang terjadi serta menyerap aspirasi rakyat terhadap para calon pemimpin daerahnya.
Ia juga memastikan bahwa Tim yang akan diterjunkan ke daerah merupakan kader-kader muda partai yang bekerja dengan baik.
“Memang semuanya masih muda-muda, ada Pak Mustar sebelah sana, ada Pak Erwin dan lain-lain. dan berikutnya nanti selesai tanggal 27 Agustus pendaftaran, mereka akan berangkat ke setiap provinsi dan rencananya akan live sampai selesai Pilkada,” kata Adian.
“Ini pola baru, kami mau memastikan bahwa mata telinga dari DPP PDI Perjuangan melalui Tim Pemenang Pilkada ada bersama-sama dengan seluruh teman-teman dari masing-masing provinsi, dan mereka akan berkeliling ke setiap Kabupaten/Kota melihat bagaimana pertarungan Pilkada ini,” jelasnya.
Untuk diketahui, sejumlah tokoh senior partai akan mengisi acara pelatihan seperti Pramono Anung, Ganjar Pranowo, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, Panda Nababan, Iwan Setiawan, Bonnie Triyana, hingga Eep Saefulloh Fatah.
Berita Terkait
-
Bantah Mau Jegal Anies di Pilkada Jakarta, Airlangga: Gak Ada yang Ganjel-ganjel
-
Bocor! Cawagub Pendamping Ridwan Kamil di Jakarta Berinisial S: Syaikhu atau Sohibul?
-
Agar Niatan Nyagub di Jakarta Mulus, Forkabi Minta Anies Segera Masuk Parpol: Posisi Tawarnya Makin Enak
-
Anies Terancam Gagal Maju Pilkada Jakarta Gegara KIM Plus, Forkabi: Itu Risiko Demokrasi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan