Suara.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan usai mengumumkan 169 bakal calon kepala daerah yang diusung oleh partai banteng itu di Pilkada Serentak 2024.
Dalam sambutannya, Megawati sempat menyindir nama Anies Baswedan yang disebut-sebut bakal diusung PDIP untuk Pilkada Jakarta. Hal tersebut bermula dari keterkejutan putri Bung Karno tersebut saat memasuki Kantor DPP PDIP.
"Oiya jadi mau ngomong nih, boleh nyimpang dong. Orang tadi diomongin apa-apa Jakarta, terus tadi di depan kan itu aku kaget toh yo. Ada baju merah hitam, terus, tapi pasang spanduknya itu kan suruh nggotong Pak Anies ya. Iya toh, siapa yang nggak lihat? aku aja lihat kok," katanya di Kantor DPP PDIP, Kamis (22/8/2024).
Megawati mengaku terkejut dengan adanya spanduk tersebut dan satgas yang mengenakan pakaian tidak seperti yang umum dilihatnya di kantor partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Itu katanya siapa, saya tanya mana dia si Komar, itu satgas apa ya? Kok namanya Satgas Hitam ya? Terus katanya si Komar... 'Oh satgasnya itu memang mau dukung Pak Anies itu, bu. Oh gitu," timpal Megawati.
Saat melanjutkan kembali sambutannya, Megawati kemudian mengungkapkan kepada kadernya mengenai dukungan PDIP kepada Anies.
"Eh aku bilang, Enak aja ya. Ngapain kau suruh dukung Pak Anies?" ujarnya.
Megawati kemudian melanjutkan, apabila Anies ingin didukung PDIP maka harus mengikuti aturan yang berlaku dalam partai tersebut.
"Dia bener nih, kalau mau ama PDI(P)? Kalau mau PDI(P) jangan kayak gitu dong ya? Ya tinggal, mau ,nggak, nurut ya? Iya dong," katanya.
Megawati sendiri mengaku heran dengan fenomena politik yang terjadi saat ini. Lantaran ada calon kepala daerah yang tiba-tiba mendekati untuk mendapat dukungan.
"Lho saya suka jadi garuk-garuk kepala lho. Enak amat ya. Sekarang kita dicari dukungannya, bingung saya loh."
Dengan nada menyindir, Megawati kemudian memertanyakan calon kepala daerah yang bertingkah mendekati partainya hanya untuk mendapat dukungan semata.
"Lalu kamu kemana ya kemarin sore ya? Lha iya lah, mbok jangan gitu dong," ujarnya.
Sebelumnya, DPP PDIP mengumumkan enam calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk Pilkada serentak 2024, Salah satunya Cagub Papua Tengah Meki Nawipa.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan, partainya memberikan rekomendasi kepada 169 pasang calon kepala daerah untuk enam provinsi, 151 kabupaten, dan 12 kota.
Sementara untuk sejumlah calon kepala daerah di beberapa provinsi Pulau Jawa masih akan menyusul
"Dari Jakarta menunggu keputusan Ibu Mega. Demikian pula Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Hasto dalam laporannya saat acara pengumuman bakal calon kepala daerah PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Berita Terkait
-
PDIP Umumkan Bakal Paslon untuk Pilkada 2024: Ada Meki Nawipa di Papua Tengah, Cagub Jakarta Tunggu Keputusan Megawati
-
Janji Tak Sahkan RUU Pilkada ke Massa di DPR, Habiburokhman Dilempari Botol Bekas Air Mineral
-
LIVE STREAMING: Di Tengah Demo Penolakan Revisi UU Pilkada, PDIP Umumkan 169 Calon Kepala Daerah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024