Suara.com - Partai Demokrat menyerahkan 116 surat rekomendasi untuk calon kepala daerah yang didukungnya hari ini.
Penyerahan surat rekomendasi ini diserahkan secara langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Saya pada sore hari ini akan menyerahkan 116 surat rekomendasi tersebar tentunya dari Aceh hingga Papua," kata AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2024).
Dia menjelaskan bahwa penyerahan surat rekomendasi kali ini merupakan gelombang kelima. Dengan begitu, dia menyebut masih ada sedikit lagi daerah yang belum ada calon dari Demokrat.
"Pada saatnya, tentu sebelum masa pendaftaran insha Allah semuanya sudah akan kami serahkan secara langsung," ujar AHY.
Adapun masa pendaftaran calon kepala daerah akan dimulai pada 27 Agustus dan berakhir pada 29 Agustus 2024.
Sekadar informasi, Partai Demokrat juga belum menyerahkan surat rekomendasi untuk calon kepala daerah di wilayah strategis seperti Jakarta dan Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Carlos Pena Targetkan Poin Penuh Saat Persija Jakarta Hadapi Persis Solo di BRI Liga 1
-
Respons Relawan Usai Megawati Minta Anies Nurut kalau Mau Jadi Cagub Jakarta dari PDIP
-
Banyak Fasilitas Umum Rusak Pasca Demo di DPR, Begini Respons Heru Budi
-
Pengakuan PN Jakarta Selatan soal Kaesang Urus Surat Keterangan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif