Suara.com - Bakal Pasangan Calon Bapaslon Gubernur dan Calon wakil gubernur Papua Tengah Isaias Douw dan Yustus Wonda mendatangi ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah di Jalan Agobay Kel/Ds. Karang Tumaritis, Kecamatan Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Kedatangan mereka didampingi delapan kepala suku yang mengaku kepala suku besar Provinsi Papua tengah pada Sabtu (15/9/2024).
Komisioner KPU Papua Tengah Jennifer Darling Tabuni mengatakan, telah menerima aspirasi dari paslon tersebut karena tugasnya adalah melayani.
"Tetapi ada jalur-jalurnya, maka kami akan teruskan untuk menyampaikan ke KPU RI petunjuknya seperti apa," uja Jennifer kepada sejumlah wartawan Sabtu malam.
"Sebenarnya kami sudah menjawab suratnya saat penyampaian pada 2 September 2024 lalu itu kami komisi pemilihan umum sudah membalas, jadi kami akan mengikuti sesuai dengan prosedur maupun juknis yang ada," katanya.
Sementara komisioner KPU Papua Tengah lainnya, Indra Ebang Olla selaku kordinator divisi teknis dan hukum mengatakan, merujuk pada tahapan pelaksanaan pemilu kepala daerah, pihaknya tetap akan berpedoman pada peraturan PKPU Nomor 8 tahun 2024. Di mana aturan itu mengatur tentang calon pasangan perseorangan maupun melalui partai politik.
"Khusus untuk perseorangan itu, sejak Mei-April itu sudah mengumumkan pemenuhan persyaratan pendaftaran khusus untuk calon perseorangan mulai pada bulan 5-29 Mei 2024. Nah, tetapi sebelumnya itu banyak tahapan peluang yang kita berikan kepada calon perseorangan khusus untuk melengkapi dokumen-dokumen, baik itu syarat dukungan, pernyataan dukungan sesuai dengan ketentuan, ketentuannya itu wilayah penduduk sampai dengan 2 juta jiwa, maka syarat memenuhi 10 persen yang ada dalam data penduduk yang ada," terangnya.
Indra menyatakan, bahwa terkait dengan pasangan Isaias dan Yustus yang datang ke kantor KPU bersama massa mengatasnamakan 8 kepala suku, pihaknya tetap akan mengikuti semua proses tahapan sesuai dengan lampiran atau ketentuan yang ada.
Reporter: Elias Douw
Baca Juga: KPU Papua Tengah Terima Aspirasi Dukungan Bakal Paslon Independen
Berita Terkait
-
KPU Papua Tengah Terima Aspirasi Dukungan Bakal Paslon Independen
-
Meki Nawipa-Deinas Geley Kembali Dapat Dukungan, Kali Ini dari Pemuda Suku Mee
-
Deinas Geley Apresiasi Penggunaan Bahasa Daerah: Kami Termotivasi Masukkannya dalam Muatan Lokal
-
Provinsi Baru Papua Tengah Menggebrak PON XXI di Cabor Muaythai
-
Bentuk Tim Pemenangan Papua Tengah TERANG, MeGe Tunjuk Yoti Gire Ketua Timses
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra