Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta sudah memproduksi surat suara untuk Pilkada 2024. Adapun jumlah kotak suara yang diproduksi sebanyak 14.920.
“Untuk kotak suara, pengadaannya untuk jumlah di seluruh provinsi 14.920,” kata Kepala Divisi Perencanaan dan Logistik KPU DKI Jakarta Nelvia Gustina kepada wartawan, Sabtu (5/10/2024).
Lebih lanjut, dia mengatakan KPU Jakarta juga menyiapkan 59.328 bilik suara. Kemudian untuk pengadaan tinta sebanyak 29.664.
“Kemudian untuk pengadaan segel ini sejumlah 430.721. Kemudian untuk kabel tis ini jumlahnya 88.992,” ujar Nelvia.
Untuk jumlah surat suara, Nelvia belum bisa mengungkapkan. Sebab surat suara masuk pada pengadaan logistik tahap II yang rencananya diproduksi awal bulan ini bersamaan dengan produksi alat bantu tuna netra (ABTN).
“Informasinya mungkin baru diproduksi mulai dari 7 Oktober nanti. Itu untuk surat suara, begitu pun dengan ABTN, alat bantu tunanetra,” ungkap Nelvia.
Dia juga menyebut bahwa produksi pengadaan logistik tahap II di lakukan di dua daerah yang berbeda.
“Kalau ABTN pengadaannya di Kudus. Kalau untuk surat suara, pengadaannya PT Gramedia di Cikarang,” ungkap Nelvia.
Sekadar informasi, KPU DKI Jakarta mengungkapkan bahwa distribusi logistik tahap I yang terdiri dari bilik, kotak, segel, tinta, dan kabel tis hampir rampung.
Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, Kominfo Bikin Satgas Bareng Platform Media Sosial
“Empat dari item itu, kecuali tinta, itu sudah 100 persen kami terima dari PT Penyedia sudah didistribusikan ke 6 gudang KPU Kabupaten dan Kota,” tutur Nelvia.
Untuk tinta, Nelvia mengatakan distribusi dari penyedia baru dilakukan pada awal bulan Oktober ini.
Berita Terkait
-
Pilkada Makin Dekat! KPU Jakarta Sebut Distribusi Logistik Tahap I Nyaris Rampung
-
Jelang Pilkada 2024, Kominfo Bikin Satgas Bareng Platform Media Sosial
-
Punya Kesamaan Ideologi dan Visi Misi untuk Jakarta, Relawan Anies Dukung Pramono-Rano
-
Dinilai Peduli Isu Perempuan, Pramono-Rano Panen Dukungan Emak-emak
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024