Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait Pilkada 2024. Sosialisasi itu dilakukan di 8 kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah.
Diketahui, pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan wakil bupati di Papua Tengah bakal berlangsung pada Rabu 27 November 2024 mendatang.
"Hari ini kami sosialisasi, jadi kami terus lakukan sampai dengan 3 hari sebelum pencoblosan. Jadi tidak bosan-bosan kami menyampaikan soal hak memilih, jadi jangan lupa datang ke tempat pemungutan suara TPS pada Rabu 27 November 2024, jangan golput," ujar Ketua KPU Provinsi Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni di pantai Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (5/10/2024) sore.
Jennifer juga mengajak masyarakat Papua untuk tidak memakan informasi yang sekiranya sumbernya tidak jelas.
"Hindari hoaks dan jangan menjadi bagian dari hoaks," kata dia.
Dalam sosialisasi ini KPU Papua Tengah juga terus mengenalkan pasangan calon gubernur maupun bupati. Yang terpenting kata dia, masyarkat yang sudah memiliki hak pilih untuk datang ke TPS mencoblos.
"Kami berharap masyarakat bisa mengunakan hak pilihnya terutama yang ada di Nabire dan Timika jadi mereka bisa datang ke tempat pemungutan suara TPS," katanya.
Lebih lanjut, masyarkat kata Jennifer, juga bisa mengecek namanya apakah sudah terdaftar di DPT atau tidak. Jika belum, masyarakat yang sudah berusia 17 tahun ke atas bisa melapor ke PPS kemudian ke PPD.
"Dan kami berharap juga masyarakat jangan percaya dengan hoaks, kemudian harus mengenal calon yang akan di pilihnya," ujar Jennifer.
Baca Juga: Warga 4 Distrik Di Kabupaten Paniai Sepakat Dukung MeGe Di Pilgub Papua Tengah
Kontributor: Elias Douw
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024