Wasekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atau Uki menyoroti reaksi beberapa tokoh usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan cawe-cawe terkait Pilpres 2024 demi bangsa dan negara dalam arti yang positif.
Hal tersebut ditanggapi Dedek Prayudi melalui tayangan YouTube Cokro TV. Dalam cuitannya, Dedek Prayudi mengatakan bahwa tak heran jika pernyataan Jokowi itu ditanggapi dengan berbagai reaksi.
"Sontak statement Pak Jokowi mengundang berbagai respons," ungkap Dedek Prayudi dikutip Suara Liberte dari YouTube Cokro TV, Selasa (6/6).
Kemudian, Dedek Prayudi pun membahas reaksi Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais.
"Pak Amien Rais yang mengatakan 'saya mengikuti dalam beberapa hari terakhir ini manuver berbahaya yang dilakukan oleh Jokowi lewat tangan-tangan kekuasaannya, manuver yang tanpa ragu-ragu juga tanpa rasa malu kata Amien Rais seperti dalam video 'Pak Jokowi hentikan manuver politik Anda di kanal YouTube Amien Rais Official' Jumat lalu," tutur Dedek Prayudi.
"Nah sementara dikutip dari Kompas.com bakal calon presiden atau bacapres yang diusung koalisi perubahan untuk persatuan atau KPP, Pak Anies Baswedan mengungkapkan kekhawatirannya akan dijegal di Pilpres 2024 usai Presiden Jokowi akan cawe-cawe," sambungnya.
Selain itu, Dedek Prayudi pun membahas reaksi Anies Baswedan usai Jokowi mengeluarkan pernyataan itu.
"'Kekhawatiran kriminalisasi, tidak netral penyelenggaraan pemilu, caleg-caleg yang dapat perlakuan tidak fair, calon presiden yang dapat perlakuan tidak fair, potensi terjadinya kecurangan, semua itu dikhawatirkan muncul akibat adanya pernyataan bahwa tidak netral dan cabe-cawe, kata Pak Anies Baswedan dalam Konferensi pers di Jakarta, Selasa 30 Mei," tutur Dedek Prayudi
Lanjut, pendukung Ganjar Pranowo ini pun menegaskan bahwa cawe-cawe itu berarti ikut-ikutan. Dalam hal ini, ia pun menjelaskan maksud dari cawe-cawe yang dinyatakan Jokowi.
Baca Juga: Punya Masalah, Nikita Mirzani Ternyata Rajin Konsultasi ke Ustaz
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan