Loyalis Anies Baswedan, Musni Umar mengungkapkan ada lima penyebab elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan melorot.
Hal ini diungkapkan Musni Umar dalam tayangan Channel YouTube pribadi miliknya. Dalam tayangan tersebut, Musni Umar menyinggung terkait elektabilitas Anies melorot lantaran cawapresnya tidak segera diumumkan oleh koalisi.
Musni Umar pun mengatakan bahwa menurut dugaannya, elektabilitas Anies itu sengaja direndahkan sesuai 'pesanan' yang dibiayai survei.
"Saya tidak sependapat elektabilitas Anies melorot krn Cawapresnya tidak segera diumumkan. Penyebabnya saya duga; pertama, elektabilitas Anies sengaja direndahkan sesuai pesanan yang biaya survei. Kedua, lembaga survei institusi bisnis yang mencari keuntungan. Dia bekerja sesuai order yang beri pekerjaan," tutur Musni Umar dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @musniumar, Rabu (7/6).
Lebih lanjut, yang ketiga ialah pemberi order itu menggunakan lembaga survei sebagai sarana mempromosikan capres yang diinginkan.
"Keempat, hasil survei sarana mempengaruhi masyarakat untuk memilih Capres yang sudah ditentukan. Serta yang terakhir, Anies bukan Capres yang diinginkan. Ia harus dilemahkan, dan dijegal tidak jadi capres," tandas Musni Umar.
Adapun sebelumnya, DPP Partai Demokrat memberikan warning atau ultimatum kepada Anies Baswedan yang sampai saat ini belum juga mengumumkan nama bakal cawapres pendampingnya.
Baca Juga: Innalillahi! Brigjen Asep Adisaputra Meninggal saat Ikuti Kuliah di Lemhanas
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik