Kaesang Pangarep yang mengenakan kaus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan berfoto bersama Ketua Umum Giring Ganesha menjadi sorotan bagi pengamat komunikasi politik, Karim Suryadi.
Kaus bertuliskan "PSI Partainya Orang Biasa Biasa dan Bukan Siapa Siapa" yang dikenakan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dinilai publik sebagai dukungan PSI terhadap Kaesang untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kota Depok.
Dari foto yang diunggah itu, pengamat komunikasi publik pun menilai bahwa Kaesang tidak menunjukkan keseriusan menerima PSI. Karim pun mempertanyakan apa alasan PSI mendukung Kaesang maju pilkada.
"Berfoto dengan berkaus PSI itu bukan tanda keseriusan. Apa dasarnya PSI mengusung Kaesang maju pilkada di Depok?" ujar Karim dikutip Liberte Suara, Jumat (9/6/2023).
Padahal, kata Karim, pemilik usaha Sang Pisang tidak punya hal yang menghubungkannya dengan Depok. Selain itu kompetensinya pun belum terlihat.
"Sejauh ini tidak ada hal khusus yang menghubungkan Kaesang dengan Depok atau dengan kata lain tidak ada hal khusus yang menunjukkan kompetensi, kapabilitas, keterimaan Kaesang sebagai calon wali kota Depok," ujarnya, menambahkan.
Sebelumnya, Giring dalam unggahan media sosialnya memamerkan kaus PSI yang serupa dengan Kaesang.
"Biasanya orang-orang biasa yang biasa-biasa aja, ngobrol biasa itu biasa," kata Giring di akun Twitternya.
"Tapi jika keduanya bisa-bisanya pakai kaus biasa dari partai biasa yang isinya orang-orang biasa, tentu bisa jadi luar biasa," sambung Giring.
Baca Juga: Denny Siregar Ungkap Titik Permasalahan dalam Koalisi Pengusung Anies Baswedan
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak