Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyoroti Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dinilai bisa bubar jika Partai Demokrat memutuskan untuk merapat bersama PDI Perjuangan (PDIP).
Adapun menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan Anies Baswedan bisa gagal maju menjadi calon presiden (capres) apabila Demokrat benar-benar menarik diri.
Hal tersebut di tanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Umar Hasibuan Pilpres masih ada waktu yakni sekitar 8 bulan lagi.
"Tenang pilpres masih 8 bulan lagi semua bisa berubah. Politik tak punya jenis kelamin," ungkap Umar Hasibuan dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Umar_Hasibuan__, Selasa (13/6).
Sementara itu, diketahui bahwa menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, ada dua hal yang bisa menyebabkan kemungkinan itu terjadi.
Pertama, jika pertemuan antara Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghasilkan kesepakatan yang bisa menguntungkan keduanya.
"Bisa saja pertemuan Puan-AHY membuka ruang berkoalisasi pada Pilpres 2024. PDIP misalnya menawarkan cawapres bagi AHY," kata Jamiluddin kepada wartawan, Senin (12/6/2023).
Jamiluddin menyebut peluang itu bisa terjadi karena PDIP berkepentingan membendung laju elektabilitas Prabowo Subianto karena Ganjar diprediksi tak mampu membendung Ketum Partai Gerindra tersebut.
Oleh karena itu, kehadiran AHY bersama Demokrat bisa membuka peluang kemenangan Ganjar.
Baca Juga: Jika Kaesang Pangarep Berlabuh ke PDIP, Jubir PSI: Kami Bukan Partai yang Posesif
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Tak Hanya Hemat Bensin, Ini 5 Rekomendasi Mobil LCGC yang Kuat Nanjak
-
Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS
-
Jadi Guru Gak Boleh Nanggung! Seni Menjadi Guru Keren ala J. Sumardianta
-
Babak Baru Teror Air Keras Andrie Yunus: 8 Saksi Siap Bongkar Aksi 4 Anggota BAIS TNI, Siapa Saja?
-
Fakta OTT BKPSDM Muratara: Kepala Dinas Diamankan, Uang dan Daftar ASN Naik Pangkat Ditemukan
-
Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA
-
Penampilan Syifa Hadju Saat Nikah Dihujat, Ferry Maryadi: Dia Sudah Seperti Pisau Tajam!
-
Pemulihan Korban Daycare, Wali Kota Yogyakarta Siapkan Pendampingan dari Psikolog hingga Dokter Anak
-
Kontroversi Saran Menag Nasaruddin Umar Soal Berkurban Lewat Baznas, Sempat Dinodai Narasi Hoaks
-
Petir Hantam Bangladesh, Sambar 14 Orang Sampai Tewas Terpanggang