Politikus Kawakan, Andi Sinulingga buka suara terkait dengan pengakuan mengejutkan dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Sosok tersebut diketahui mengatakan tindakan korupsi sedang menggila di Indonesia. Hal ini langsung mendapatkan kritikan tegas dari Andi.
Dirinya mengatakan bahwa ada yang salah dalam pemerintahan di bawah komando dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Tak salah membutuhkan perubahan ke arah lebih baik.
Salah satu yang harus diubah tersebut adalah tindakan korupsi ini dimana sudah jauh lebih mengerikan ketimbang pada zaman orde baru.
"Kolusi Korupsi dan Nepotisme rezim ini jauh lebih mengerikan ketimbang rezim orde baru, dan itu kelihatannya ingin terus berlanjut, jangan sampai ada perubahan ke arah lebih baik," cuitnya dalam akun twitter pribadinya, @AndiSinulingga, dikutip Suara Liberte, Senin (12/6/2023).
Andi juga mengatakan bahwa rezim saat ini bahkan sudah sakit kepala hanya dengan pernyataan soal perubahan yang akan dibawakan di 2024.
"Ini rezim dengar kata perubahan aja dah sakit kepalanya, urakan," ungkapnya.
Sebelumnya, Mahfud MD mengungkapkan korupsi di Indonesia makin menggila bahkan melampaui era awal Orde Baru. Mahfud pun menggandeng beberapa lembaga internasional untuk membedah soal tingkat korupsi di Indonesia. Pada akhirnya hasil yang ditemukan sangatlah mengejutkan.
"Itu membuat kita kaget, korupsinya makin menjadi-jadi berarti. Kesimpulannya itu memang terjadi conflict of interest di dalam jabatan-jabatan politik. Di DPR terjadi transaksi-transaksi di balik meja, Mahkamah Agung (MA), pengadilan bisa membeli perkara. Di pemerintah, di birokrasi sama," jelasnya di Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (11/6).
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM