Penggiat Media Sosial, Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) menyoroti upaya politik merangkul yang gencar dilakukan oleh PDI Perjuangan (PDIP).
Dirinya mencurigai hal ini dilakukan karena jagoan partai berlambang kepala banteng tersebut kurang diminati, oleh kerenannya gencar mempromosikan sosok dari Ganjar Pranowo.
"Apakah artinya CAPRES Jagoan kalian sebenarnya tidak laku?" cuitnya dalam akun twitter pribadinya @DokterTifa, dikutip Suara Liberte, Senin (12/6/2023).
Tak hanya itu, Ganjar yang diketahui memiliki elektabilitas tinggi juga menjadi sorotan, ia menduga bahwa mungkinkah tingginya popularitas sosok tersebut hanya kebohongan belaka.
"Apakah ini artinya Elektabilitas Capres kalian yang tinggi hasil bikininan Lembaga-Lembaga Survei Bayaran itu memang bohongan seperti tuduhan selama ini?" ungkapnya.
Menurutnya, Ganjar sendiri tak akan bisa bersatu dengan sosok dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal tersebut karena menurutnya, keduanya adalah tokoh politik yang berlawanan arah antara satu sama lain.
"Mau kalian jadikan Ganjar - AHY? engga lucu dan ngga bisa. Seperti minyak sama air," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Relawan Ganjar Sering Bagi-bagi Sembako, Loyalis Anies Tunjukkan Bukti Politik Uang Jadi Bumerang: Tak Usah Risau
-
Beredar Video Warga Diberi Sembako Lalu Rumahnya Dipasangi Stiker Begambar Ganjar, Loyalis Anies: Gak Bakalan Menang!
-
Elektabilitas Menanjak Usai Perindo Merapat ke PDIP, Pengamat Baca Gerakan Politik Sistematis-Struktural
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan