Politikus Golkar, Andi Sinulingga menyoroti peneliti LSI Rully Akbar yang menyebut bahwa faktor kekalahan Ahok-Djarot pada Pilkada DKI 2017 dikarenakan rumor pembagian sembako oleh pendukung dan simpatisan di sejumlah daerah di Jakarta.
Hal itu ditanggapi Andi Sinulingga melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, loyalis Anies Baswedan ini menyinggung soal politik uang yang dilakukan 'mereka'.
Andi Sinulingga juga menyebut jangan merisaukannya.
"Tak usah risau dengan politik uang mereka," ungkap Andi Sinulingga dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @AndiSinulingga, Selasa (12/6).
Sementara itu, diketahui bahwa pada Pilkada DKI Jakarta 2017, saat itu, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, berhasil mengungguli pasangan Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat versi hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI). Isu pembagian diduga menjadi faktor kekalahan Ahok-Djarot.
Hal itu diungkapkan peneliti LSI Rully Akbar. Dia mengatakan faktor kekalahan Ahok-Djarot dikarenakan rumor pembagian sembako oleh pendukung dan simpatisan di sejumlah daerah di Jakarta.
Tudingan bagi-bagi sembako itu ternyata merusak citra Ahok-Djarot sebelumnya dinilai bersih dan jujur.
"Faktor gerilya sembako yang dilakukan oleh simpatisan pasangan ahok-djarot yang akhirnya menjatuhkan sendiri atau menjadi blunder besar bagi pasangan Ahok Djarot," kata Rully di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Rabu (19/4).
Faktor lainnya, kata dia, masyarakat masih terpengaruh ucapan Ahok soal surat Al-Maidah ayat 51 dihubungkan dengan Pilgub DKI. Rully menilai warga mencap pernyataan Ahok itu sebagai bentuk penistaan agama meski proses hukum di pengadilan masih berjalan.
Baca Juga: Cek Fakta: Putri Anne Labrak Amanda Manopo dan Minta Tahu Diri
"Isu penistaan agama, jadi memang mayoritas manusia di atas 50 persen menganggap Basuki Tjahaja Purnama dengan pernyataan kemarin soal Al Maidah 51 adalah salah satu penistaan agama," ungkapnya.
"Kedua juga adalah mayoritas publik di atas 50 persen juga menginginkan gubernur baru. Ketiga adalah soal pemilih tidak ingin dipimpin oleh gubernur yang berstatus sebagai tersangka itu semua di atas 50 persen dari hasil temuan rilis-rilis kita sebelumnya," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Relawan Ganjar Sering Bagi-bagi Sembako, Loyalis Anies Tunjukkan Bukti Politik Uang Jadi Bumerang: Tak Usah Risau
-
Beredar Video Warga Diberi Sembako Lalu Rumahnya Dipasangi Stiker Begambar Ganjar, Loyalis Anies: Gak Bakalan Menang!
-
Sering Bagi-bagi Sembako, Loyalis Anies Baswedan Sentil Pendukung Ganjar Pranowo: Dia Gak Bakalan Menang, Tak Punya Nilai Jual
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Aroma Inter Miami di Persija Jakarta: Jean Mota Datang, Ryo Matsumura Terancam Didepak
-
Indomobil Rilis Dua Motor Listrik Terbaru di IIMS 2026
-
Prediksi Juara Piala Asia Futsal 2026 Menurut Pelatih Jepang: Timnas Futsal Indonesia atau Iran?
-
Apa Saja Tips Beli Motor Bekas di Showroom? Ini 5 Rekomendasinya, Lebih Murah dari BeAT Baru
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Hansamu Yama Beri Pembuktian di Arema FC Setelah Sulit Menembus Skuad Utama Persija Jakarta
-
Respons Pelatih Timnas Futsal Jepang usai Kalah dari 'Monster' yang Ia Ciptakan Sendiri
-
Menuju 81 Tahun Indonesia Merdeka: Saat MRT Melaju, Desa Masih Gelap
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
Rapor Dean James Lawan Telstar: Akurasi Operan Tinggi, Tapi Go Ahead Eagles Tumbang