Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu memberikan kritikan tajam terkait dengan alasan dibuka kembalinya ekspor pasir laut oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Salah satu yang membuatnya heran adalah dibantahnya isu bahwa hal tersebut terkait dengan investasi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Menurutnya hal tersebut tidak masuk akal, apalagi elite pejabat negara tersebut mengatakan bahwa ekspor pasir laut dibuka untuk memenuhi kebutuhan reklamasi dalam negeri.
Logika Said Didu mengatakan, jika hal tersebut benar maka sebenarnya tidak ada alasan untuk membuka keran ekspor dari komoditas tersebut.
"Pak Menteri @kkpgoid yang terhormat, bagaimana logika bapak tentang karena kebutuhan dalam negeri untuk reklamasi naik maka diizinkan ekspor pasir laut?" cuitnya dalam akun twitter pribadinya @msaid_didu, dikutip Suara Liberte, Selasa (13/6/2023).
Selain itu, dibukanya ekspor laut ini tak ada salahnya dikaitkan dengan usaha untuk menarik investasi dari Singapura. Salah satunya karena adanya kepentingan dari negara tersebut akan pasir laut.
"Izin ekspor pasir laut tidak terkait dengan kepentingan Singapura, padahal negara yang butuh impor pasir laut adalah Singapura. Kami tidak bodoh pak," lanjutnya.
Sebelumnya, Sakti Wahyu Trenggono membantah bahwa kebijakan ekspor pasir laut guna menggoda investasi dari Singapura. Dirinya juga menepis hal tersebut membuat mereka menjadi pihak yang paling diuntungkan.
Baca Juga: Macam Pencurian, Subsidi Mobil Listrik Era Jokowi Terus Ditentang: Uang Rakyat Habis Lewat APBN
Meskipun begitu, dirinya mengaku belum mengetahui jumlah potensi ekonomi dari pengerukan pasir laut ini untuk Indonesia sendiri.
"Kami belum tahu, ini kami lagi hitung (potensi ekonominya). Tapi yang pasti kan reklamasi banyak, sebesar itu lah potensinya," ujarnya, (12/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
IHSG Ijo Lagi Pagi ini di Level 6.200. Saham GIAA Mulai Dijual
-
Tata Cara Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026: Urutan Bacaan Surat, Niat, dan Doa Lengkap
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026