Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu turun memberikan kritikan tajam terhadap subsidi atau insentif yang diberikan untuk setiap pembelian mobil listrik di Indonesia.
Dirinya menyinggung bahwa kebijakan tersebut hanyalah manuver yang memhambur-hamburkan uang negara ke sesuatu yang semestinya tak mendapatkan subsidi.
Menurutnya, pemberian insentif tersebut akan berimbas pada tiga hal yang sangat fatal. Pertama adalah keuangan negara yang akan selalu terkuras lewat Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Yang instan dari pemberian insentif mobil listrik, uang rakyat habis lewat APBN," cuitnya dalam akun media sosial pribadinya @msaid_didu, dikutip Suara Liberte, Senin (12/6/2023).
Kedua, menurutnya kebijakan tersebut telah salah sasaran karena memberikan uang rakyat kepada pengusaha kendaraan listrik di Indonesia.
"Produsen mobil dan motor listrik mengambil uang rakyat," lanjutnya.
Ketiga, menurutnya dengan kedua hal tersebut, ini artinya masyarakat kelas atas mendapatkan diskon yang besar dengan mengorbankan rakyat kelas bawah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan