Kontingen Jawa Timur mendominasi perolehan medali Kejurnas renang bertajuk “Festival Akuatik Indonesia (FAI) 2023” di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno Jakarta. Jawa Timur menambah koleksi lima medali emas, dua perak. Di klasemen sementara, Jawa Timur memimpin dengan koleksi 19 emas, tujuh perak, dan enam perunggu.
Di peringkat kedua, DKI Jakarta dengan koleksi tujuh emas, delapan perak, dan 12 perunggu, disusul Jawa Barat di posisi ketiga dengan lima emas, tujuh perak, dan empat perunggu. Sejauh ini, telah tercipta satu rekor nasional dan dua rekornas kelompok umur. Perenang Jawa Timur, Mochamad Akbar, berhasil memecahkan dua rekornas grup 2 (14–15 tahun) di nomor 800 meter gaya bebas putra. Akbar mencatat waktu 8:31.20 detik.
Rekornas sebelumnya milik Ernest Fabian Wijaya dengan waktu 8:37.54 detik tercipta 1 Desember 2018 di Jakarta. Akbar juga mempertajam rekornas grup 2 nomor 400 meter gaya bebas atas namanya sendiri dengan catatan terbaru 04:03.97 detik. Di SEA Games kemarin, dia turun di nomor 400 meter gaya bebas dan 1.500 meter gaya bebas, tetapi belum dapat apa-apa.
Dari SEA Games, Akbar belajar, ternyata di luar sana masih banyak perenang yang jauh lebih baik. “Maka, saya tidak boleh berpuas diri. Sekarang, bukan sekadar medali yang ingin saya raih, melainkan waktu yang lebih tajam,” ujar Akbar.
Pelatih tim renang Jawa Timur, David Armandoni, menyampaikan hasil positif yang diraih Akbar menunjukkan anak asuhnya itu berhasil bangkit setelah sempat kecewa usai tampil di SEA Games 2023. Di ajang multicabang tersebut, Akbar gagal memenuhi ekspektasi untuk meraih medali.
“Untuk kompetisi, performanya sudah kembali bagus. Namun, dia lihat sebenarnya Akbar belum tampil 100 persen, masih bisa lebih bagus. Tidak masalah, kami simpan untuk tampil di SEA Age Group Championship 2023,” ujar David.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah