Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti gaya kampanye atau safari politik bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan usai elite Partai NasDem ditangkap atas kasus dugaan korupsi.
Hal itu ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah menyebutkan bahwa awal-awal NasDem mencapreskan Anies Baswedan, safari politiknya tampak mewah dan diwarnai dengan doorprize besar-besaran pada massa yang hadir.
Akan tetapi, kata Chusnul Chotimah, hal itu seakan lenyap saat elite politik NasDem terjerat kasus.
"Waktu diawal @NasDem resmi usung Anies. Anies safari politik diberbagai daerah dengan doorprize besar-besaran, dari rumah, mobil hingga umroh. Tapi semenjak kader NasDem ditangkap karena korupsi, sudah ga ada lagi," tutur Chusnul Chotimah dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ch_chotimah2, Kamis (15/6).
Lebih lanjut, Chusnul Chotimah pun mengherankan hal itu. Ia melontarkan pertanyaan apakah memang Partai NasDem sudah tidak memiliki dana. Chusnul Chotimah pun menyinggung dua partai politik yang juga jadi pengusung Anies Baswedan sebagai bacapres 2024 yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Apa Nasdem sudah ga punya dana? Tapikan sudah ada Demokrat dan PKS, masa mereka ga punya," ujar Chusnul Chotimah.
Tak hanya mengira bahwa kedua parpol pengusung Anies tak memiliki dana, Chusnul Chotimah pun mempertanyakan kemungkinan lainnya yang menyebabkan tak kunjung mendanai untuk safari politik Anies Baswedan baru-baru ini.
Baca Juga: Hasil Argentina vs Australia: Messi Gemilang dan Garnacho Debut, Albiceleste Menang 2-0
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang