Anggota Komisi V DPR, Suryadi Jaya Purnama menolak keras soal wacana pelibatan tenaga asing dalam pembangunan megaproyek di IKN Nusantara.
Dirinya mengatakan hal itu sudah menodai kesucian yang seharusnya dimiliki oleh proyek yang digadang-gadang akan menjadi mahakarya bangsa dari Indonesia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurutnya sebagai salah satu yang menyuarakan rencana tersebut telah merendahkan kemampuan dari sumber daya manusia di Indonesia.
“Terkait hal tersebut, kami menolak wacana penggunaan pengawas asing. Pemerintah sama saja mengecilkan kualitas sdm bangsa Indonesia yang sebenarnya tidak kalah berkualitas,” tegas Suryadi.
Suryadi mengungkit bahwa tenaga kerja lokal sudah mumpuni, dibuktikan dengan banyaknya jumlah mereka yang sudah tersertifikasi hingga pantas untuk terjun membangun proyek dari IKN.
“Begitu besar anggaran untuk Pelatihan dan Sertifikasi. Banyak TKK Indonesia yang telah dihasilkan untuk mendukung pembangunan IKN,” sebut SJP.
Jika memang ada standar kualitas tertentu yang ingin dicapai, pemerintah seharusnya langsung saja memasukkan hal tersebut dalam kurikulum pelatihan dan penyetaraan sertifikasi, bukan dengan wacana pengawasan oleh orang asing.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kehadiran pengawas asing dibutuhkan untuk memberikan kontrol serta hasil yang memuaskan dalam membangun proyek dari IKN Nusantara.
"Mandor apa, beda lho mandor sama pengawas. Memang sudah diusulkan dalam rapat kalau hanya satu, dua untuk urusan kualitas barang nanti yang dihasilkan. Nanti kalau jelek gimana kualitasnya?" kata Jokowi saat memberikan keterangan pers di Pasar Menteng Pulo, Jakarta, Kamis (15/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo