Pegiat antikorupsi Tama S. Langkuh mengatakan bahwa pemeriksaan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo merupakan langkah penting untuk dilakukan mengingat telah berlangsung selama enam bulan.
"Penting begitu karena dia sudah enam bulan melakukan pemeriksaan terkait dengan hal-hal atau apa-apa yang akan dikonfirmasi kepada pak Syahrul Yasin Limpo," kata Tama dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Senin (19/6/2023).
"Artinya ini memang sudah masuk ke dalam tahap yang memang sudah urgent dan sudah harus hadir memenuhi panggilan," imbuhnya.
Namun, kata Tama, karena momen kasus korupsi tersebut terjadi menjelang pemilihan umum (pemilu) 2024, maka muncul berbagai isu yang menyebut adanya politisasi. Padahal ini tidak tepat.
"Jadi kalau kemudian ada yang asumsikan ini politisasi, saya enggak tepat tapi kalau kemudian ini adalah sisi gelap dari politik saya rasa ini sah-sah saja," terangnya.
Tama menilai posisi menteri tidak dapat dipisahkan dari kebijakan yang bersifat politik.
"Kita harus melihat bahwa dalam menjalankan tugas sebagai menteri kan juga itu mengambil kebijakan-kebijakan yang sifatnya kebijakan politik. Jadi itu hal yang enggak bisa dihindarkan," paparnya.
Apalagi hubungan Mentan dengan Partai NasDem kerap kali dikaitkan dengan Anies Baswedan dan Koalisi Perubahan. Ia berpesan agar masyarakat cerdas memahami permasalah ini.
"Nah yang menyebabkan ramai karena ia berdekatan momentumnya dengan proses pemilu sehingga seolah-olah ada partai A, partai B yang kemudian diasumsikan ini mungkin sebagai penjegalan danlain lain," tutur Tama.
Baca Juga: Cek Fakta: Antonio Dedola Tiba di Indonesia Hari Ini, Langsung Ditantang Nikita Mirzani
"Saya rasa ini memang sesuatu yang tidak bisa dihindarkan, tetapi kita berharap masyarakat lebih cerdas dalam melihat ini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Demi Hemat BBM, Pemkot Ini Paksa Pejabat Naik Sepeda, Berani Tinggalkan Mobil Dinas?