Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal salah memilih pemimpin di hadapan relawannya.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat hadir dalam acara Satu Dekade Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA J-P) di Hotel Salak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/6/2023).
Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengingatkan kepada para relawan untuk tidak salah memilih presiden tahun 2024 mendatang. Adapun alasannya karena keadaan dunia di masa mendatang tidak normal.
"Karena keadaan dunia tidak normal, global tidak normal, geopolitik karena perang geoekonominya juga. Ini enggak tahu kawan, ini dulu musuhan. Jadi nyambung gak?"
Menanggapi hal tersebut, Said Didu bersyukur Presiden Jokowi menyadari bahwa masyarakat Indonesia telah salah memimpin sejak Pilpres 2014.
Akibatnya, banyak masalah yang sulit diselesaikan dan penyebab dari masalah tersebut adalah kebohongan yang dilakukan pemimpinnya.
“Alhamdulillah akhirnya Bpk menyadari bhw bangsa ini salah memilih sjk 2014 sehingga menumpuk masalah yg sulit diselesakan. Sumber segala masalahnya adalah KEBOHONGAN,” ujar Said Didu, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @msaid_didu pada Senin (19/6/2023).
Sementara itu, rapat kerja nasional III PDIP di Kantor Sekolah DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023), Presiden Jokowi sempat memuji Ganjar Pranowo.
Pada sesi wawancara dengan media, Presiden Jokowi diminta memberikan nasihat kepada pemimpin Indonesia di masa mendatang. Menurutnya, Ganjar adalah soso pemimpin bernyali dan berani.
Baca Juga: Tanggapan Koster Yang Diminta Megawati Untuk Tak Komersialkan Tari Bali di Hotel
“Kalau nasihat pemimpin ke depan, seperti Pak Ganjar Pranowo. Jadi, yang paling penting itu memang punya nyali, itu nomor satu. Berani itu nomor satu, berani dan punya nyali dan saya lihat Pak Ganjar punya itu,” ujar Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil