Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi buka suara terkait dengan masih belum adanya tokoh yang akan menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Kosongnya kursi tersebut telah memicu perdebatan panas, tak hanya dalam masyarakat tetapi juga internal koalisi perubahan sendiri. Bahkan disebut-sebut akan menjadi trigger gagalnya pencapresan dari Anies.
Namun Teddy mengatakan sebenarnya mudah saja mengatasi kisruh soal cawapres ini, menurutnya mantan menteri pendidikan tersebut tinggal mengusung sosok dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menurutnya tak ada alasan bagi eks pejabat negara tersebut untuk tak menunjukkan sosok itu, hal ini juga akan memastikan tiketnya menuju pencapresan menjadi lebih aman
"Kan pilihan sudah diserahkan ke @aniesbaswedan untuk memilih Cawapres. Daripada sibuk merengek playing victim dijegal, ya tinggal cawapreskan saja @AgusYudhoyono, beres.," ungkapnya dalam akun twitter pribadinya @TeddGus, dikutip Suara Liberte, Selasa (20/6/2023).
Teddy mengatakan jika hal tersebut tak kunjung dilakukan, bukan tidak mungkin bahwa tiket pencapresan hilang dari tangan milik Anies.
Demokrat kemungkinan besar akan hengkang karena jagoan yang diusungnya sebagai calon presiden ternyata menilai ketua partainya tak memiliki nilai jual.
"Artinya, Anies ingin menjegal AHY karena Anies menganggap AHY tidak punya nilai jual. Kan begitu logikanya," tuturnya dalam media sosial.
Sementara itu, narasi penjegalan sendiri memang sudah sangat sering dikait-kaitkan menyerang sosok dari Anies Baswedan. Mulai dari manuver hukum hingga pengakuan langsung dari sejumlah elite koalisi perubahan, upaya penjegalan ini selalu muncul dari waktu ke waktu.
Terkini, Pertemuan AHY-Puan menjadi sasaran baru upaya tersebut, disebutkan bahwa pertemuan itu digunakan demi menggoda partai berlambang bintang mercy untuk meninggalkan sosok dari Anies Baswedan. Apalagi setelah mereka tak kunjung mendapat kepastian akan siapa yang menjadi cawapres dari Anies.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Menakar Ego, Hak Cipta, dan Harmoni yang Hilang di Film Power Ballad
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Sanksi FIFA Halangi Persib Bandung Umumkan Luka Menalo Sebagai Rekrutan Baru
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru
-
6 Fakta Wanita di Bandung Disekap dan Disiksa Selama 3 Tahun hingga Lumpuh
-
Klub Super League Wajib Pakai Pelatih Lokal Mulai Musim 2026/2027
-
55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems