Kader Partai Gerindra, Ferdinand Hutahaean buka suara terkait dengan siapa sosok yang pantas untuk menjadi presiden selanjutnya di Pilpres 2024.
Dirinya mengatakan bahwa bangsa ini membutuhkan seorang pemimpin yang benar-benar memiliki sifat yang merakyat, hal ini demi tak terulangnya lagi rezim otoriter di Indonesia.
Menurutnya, sosok pemimpin yang harus dipilih oleh masyarakat adalah pemimpin yang serupa dengan sosok dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sosok yang merakyat dan tahu bagaimana kehidupan bermasyarakat.
"Kita harus memilih pemimpin yang mencintai dan dekat dengan rakyatnya," ucapnya dalam Youtube YouthTV Indonesia, dikutip Suara Liberte, Rabu (21/6/2023).
Advokat ini mengingatkan masyarakat agar jangan sampai memilih pemimpin, apalagi seseorang yang temperamental hingga mau menjungkirbalikkan meja. Usut punya usut, hal ini bisa saja merupakan sindiran dari kader baru dari partai berlambang kepala burung garuda ini untuk Prabowo Subianto.
"Bukan pemimpin temperamen, bukan pemimpin yang mau menjungkirbalikkan meja, bukan pemimpin yang mau melempar palu atau handphone ke masyarakat," tuturnya.
Ferdinand mengatakan gaya merakyat presiden saat ini harus diteruskan, tak boleh hilang karena hal seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Indonesia.
Baca Juga: Fokus Antarkan Prabowo Menuju Kursi Jokowi, Elite Gerindra: Kita Harus Tuntaskan Perjuangan!
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2