Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (Twitter)
Sementara itu, Demokrat sendiri menafsirkan bahwa mimpi salah satu punggawa besar partai tersebut sebagai sebuah harapan besar akan rekonsiliasi dalam hati milik SBY.
Negarawan itu menurut mereka tak ingin lagi ada kebekuan hubungan antara dirinya dengan sosok dari Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2024.
Sementara Jokowi, dirinya menilai bahwa hal itu merupakan mimpi semua orang dan patut mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak di Indonesia.
"Kalau presiden-presiden, mantan presiden, itu kerja sama, bersama-sama, membangun negara ini, ya itu mimpi kita. Mimpi kita semuanya," ujarnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Bicara Sosok Penerus Jokowi, Kader Gerindra: Jangan Memilih Pemimpin yang Mau Melemparkan Handphone ke Rakyatnya
-
Presiden Jokowi Sebut 2028 Indonesia Jadi Raja Mobil Listrik Dunia, Ingatan Publik Langsung ke Mobil Esemka
-
Hubungan dengan Jokowi Disorot, Prabowo Dituduh Hanya Mengkapitalisasi Kedekatannya dengan Presiden
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena