Pengamat Politik, Rocky Gerung menyoroti cukup indahnya dasar mimpi yang dimiliki oleh Eks Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurutnya dasar mimpi negarawan itu adalah sikap yang ingin mempersatukan semua elemen masyarakat, terlihat dari mimpinya yang mensinyalkan adanya harapan untuk rekonsiliasi dengan Megawati Soekarnoputri
Hal ini berbeda dengan mimpi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rocky mengatakan bahwa mimpi orang nomor satu dalam pemerintahan saat ini tersebut justru malah kecurigaan akan seseorang, terlihat dari sejumlah statement-nya.
"Pak Jokowi ucapkan, hati-hati jangan salah pilih presiden, berati dari tiga kandidat saat ini, ada yang tidak boleh dipilih karena dia kedudukannya salah, orang berpikir begitu," ungkapnya dalam Youtube Rocky Gerung Official, dikutip Suara Liberte, Rabu (21/6/2023).
Akademisi ini mempertanyakah alasan mengatakan hal itu diucapkan oleh Jokowi. Siapa yang dimaksud oleh kepala negara tersebut padahal semua dalam pesta demokrasi sama, lagi pula hal itu ada dalam tangan rakyat.
"Tidak boleh begitu, siapa pun yang menjadi calon presiden itu kehendak rakyat dan rakyat yang menentukan apa yang dia pilih, bukan presiden," jelasnya.
SBY menang narasi dari Jokowi, Rocky menilai hal ini lewat perbedaan kedua mimpi yang dimiliki oleh dua tokoh bangsa dari Indonesia ini.
Berita Terkait
-
Bicara Sosok Penerus Jokowi, Kader Gerindra: Jangan Memilih Pemimpin yang Mau Melemparkan Handphone ke Rakyatnya
-
Presiden Jokowi Sebut 2028 Indonesia Jadi Raja Mobil Listrik Dunia, Ingatan Publik Langsung ke Mobil Esemka
-
Hubungan dengan Jokowi Disorot, Prabowo Dituduh Hanya Mengkapitalisasi Kedekatannya dengan Presiden
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Rekomendasi Mobil Bekas Tigas Baris di Bawah Rp100 Juta untuk Mudik Lebaran
-
Skandal Suap CPO: Hakim Sebut Syafei Hanya Perantara, Pemilik Korporasi Besar Masih Bebas?
-
Bukan Retorika, Tapi Mendengar: Pesan Teh Melly ke Kader Politik agar Jadi Telinga Pertama Rakyat
-
Timur Tengah Membara, Bahlil Garansi Harga BBM Subsidi Gak Bakal Naik
-
John Herdman Pusing 7 Keliling Kalau Tahu Kondisi Pemain Keturunan Rp 15,64 Miliar Ini
-
Membaca Unfinished Goodbye: Tentang Luka, Trauma, dan Berhenti Berpura-pura
-
OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran
-
3 Pilihan Mobil Nissan Termurah 2026 yang Wajib Dilirik untuk Persiapan Mudik Lebaran
-
Praperadilan Paulus Tannos dalam Kasus E-KTP Ditolak Hakim, Ini Alasannya
-
4 Koleksi Barang Branded Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Kena OTT KPK