Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bercerita, dalam mimpinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) datang menjemputnya untuk melanjutkan perjalanan ke rumah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Pengamat politik mengartikan bahwa Jokowi memiliki satu tugas yaitu menjadi mediator damai antara SBY dan Megawati. Namun ini agak sulit diwujudkan.
"Ada peran serta yang harus ditunjukkan oleh Jokowi sebagai mediator. Ini positif meski agak sulit untuk diwujudkan," kata Adi Prayitno dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Rabu (21/6/2023).
Adi menilai, satu yang pasti adalah pertama rekonsiliasi antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat terlebih dulu terlaksana.
"Satu hal yang pasti ini semacam respons politik yang disampaikan oleh SBY. Ini semacam respons di mana Demokrat sangat terbuka untuk melakukan rekonsiliasi. Demokrat terbuka untuk berdamai secara politik dengan PDIP," terang Adi.
Kesulitannya adalah dingin dan bekunya hubungan antara PDIP dan Demokrat selama hampir 20 tahun. Ditambah ketidakharmonisan antara Megawati dan SBY.
"Demokrat terbuka untuk berdamai secara politik dengan PDIP. Hubungan kedua partai ini memang selama 20 tahun lamanya dingin bahkan cukup membeku jadi sangat sulit untuk dipertemukan satu sama lainnya," ujarnya.
Dikatakan Adi, jika rekonsiliasi terlaksana dan hubungan PDIP-Demokrat damai secara politik, maka akan terbentuk koalisi yang menduetkan Ganjar Pranowo dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Satu-satunya koalisi yang mungkin sangat menarik ditunggu oleh publik sebagai bentuk rekonsiliasi politik antara kedua partai adalah menduetkan antara Ganjar Pranowo dan AHY," jelasnya.
Baca Juga: Laga Kontra Argentina, Erick Thohir Sebut Ajang Uji Nyali
"Ini sulit karena begitu banyak aral yang akan melintang tapi yang paling mungkin mempertemukan partai ini," pungkas Adi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar