Eks Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memberikan pandangannya terkait dugaan korupsi pada penyelenggaraan ajang balapan mobil listrik Formula E.
Dugaan korupsi Formula E santer dibicarakan lantaran menyeret nama salah satu bakal calon presiden RI yaitu Anies Baswedan.
Belum lama ini bahkan Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengaku mendapat informasi bahwa Anies akan segera dijadikan tersangka terkait kasus Formula E.
Formula E pertama digelar pada tahun 2022 saat Anies Baswedan masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Namun, Novel mempertanyakan letak tindak pidana korupsi pada kasus Formula E ini.
“Pertanyaannya perkara itu apakah ada?” tanya Novel, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Bambang Widjojanto pada Kamis (22/6/2023).
Meski tak lagi di KPK, Novel tetap bisa mengumpulkan fakta-fakta terkait tuduhan tindak pidana korupsi yang selama ini dialamatkan kepada Anies.
Namun, usai mengumpulkan fakta-fakta yang ada, ia yang merupakan penyidik senior di KPK memahami betul bahwa tidak ada tindak pidana korupsi seperti yang dituduhkan.
“Saya setelah keluar dari KPK, saya bincang-bincang dengan Pak BW, saya bicara dengan banyak orang, saya mengumpulkan fakta-fakta terkait dengan tuduhan-tuduhan terkait dengan Formula E dan kemudian saya memahami secara persis bahwa di sana tidak ada perkara tindak pidana korupsi sebagaimana dituduhkan,” ujar Novel.
Eks penyidik yang pernah disiram air keras ini mengatakan dugaan adanya rekayasa perkara yang dilakukan terkait Formula E.
Baca Juga: Pernah Terjerat Rentenir, Pelaku UMKM Sinar Sawah Sukses Kembangkan Usaha Bersama KUR BRI
“Apakah kita mau kemudian merekayasa suatu perkara? Membuat ketika ada pihak-pihak tertentu yang membuat bicara terkait dengan suatu hal yang sebetulnya ada dan kemudian dikonfirmasi dilakukan saja,” jelas Novel.
Berita Terkait
-
Anies Ucapkan Selamat Ulang Tahun Jakarta Sebelum Berangkat Haji: Berjuta Orang dan Cerita Mengisi Hampir Lima Abad
-
Novel Baswedan Jawab Rumor Loyalisnya Bikin Kasus Formula E yang Seret Nama Anies Mandek: Pasti Sekarang Sudah Dihukum
-
Dibidik Rezim Jokowi Hingga Pergi Ibadah Haji, Muncul Ramalan Anies Baswedan Akan Menjadi Pemimpin Besar Indonesia
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Peringati Setahun Danantara, KAI Bagikan 4.000 Paket Perlengkapan Sekolah
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Jumat 13 Maret 2026
-
Imsak Palembang 13 Maret 2026 Pukul Berapa? Cek Batas Sahur dan Bacaan Niat Puasa
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Tanjungpinang, Jumat 13 Maret 2026
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Jumat 13 Maret 2026
-
Imsak Bandar Lampung 13 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Batas Sahur, Jadwal Salat dan Niat Puasa
-
1 Tahun Danantara Indonesia, Pegadaian Dukung Pemerintah Perkuat Fondasi Masa Depan Generasi Bangsa
-
Imsak Jakarta 13 Maret 2026 Pukul Berapa? Cek Jadwal Sahur Lengkap dan Doanya
-
Perang Harga Sirup Marjan & ABC: Duel Promo Alfamart vs Indomaret Minggu Ini
-
5 Fakta Bungkusan Mencurigakan di Kebun Sawit, Isinya Ternyata 5 Kilogram Ganja