Penggiat Media Sosial, Eko Widodo menyoroti sebuah foto yang menunjukkan sosok dari Anies Baswedan. Ia terlihat sedang memegang pusak yang berbentuk sebuah tongkat.
Usut punya usut, tongkat tersebut ternyata merupakan Tongkat Pusaka Cakra milik Pangeran Diponegoro. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa ia adalah pemimpin selanjutnya dari Indonesia.
Tongkat Pusaka Cakra tersebut diketahui memiliki mitos bahwa setiap orang yang diserahkan atau memegang kuasa atas tongkat itu akan menjadi pemimpin besar. Eko mengaitkan hal tersebut dengan beragam upaya penjegalan terhadap sosok itu yang disebut-sebut dilakukan oleh Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
"Ternyata ini penyebab mengapa Anies dijegal, ada mitos bahwa siapa yg diserahkan cakra Diponegoro dia akan menjadi pemimpin besar," ungkapnya dalam @ekowboy2, dikutip Suara Liberte, Kamis (22/6/2023).
Terlepas dari mitos tersebut, Eko mengatakan bahwa sosok mantan gubernur ini memiliki kemampuan mumpuni, tak heran jika ia menjadi pemimpin dari Indonesia.
Momen Anies Baswedan menerima tongkat pusaka ini sendiri terungkap dalam wawancaranya bersama dengan Andy F Noya di Metro TV.
Dia mengemukakan bahwa tongkat tersebut terpaksa dia terima karena saat itu Presiden Jokowi tak bisa hadir dalam penyerahan pemerintah Belanda kepada pemerintah Indonesia.
Anies bercerita, awalnya Presiden Jokowi dijadwalkan menerima pusaka tersebut. Dia mengatakan, saat itu tidak ada yang tahu pemerintah Belanda kapan datang ke Indonesia. Karena sifatnya rahasia.
"Presiden ternyata ada acara ke Filipina. Sehingga kegiatan yang semula dihadiri oleh presiden, menjadi diwakilkan kepada Mendikbud," ujarnya, Rabu (21/6).
Berita Terkait
-
Formula E Walau Untungkan Indonesia Tetap Membuat Anies Baswedan Terancam Dipenjara, Gimana Kalau Mandalika?
-
Viral Vidio Mahasiswa Asal Pontianak Ancam Jokowi: Mau Mengakhiri Kekuasaannya dengan Baik-baik atau Berdarah-darah?
-
Berdoa Agar Anies Tak Jadi Tersangka KPK, Musni Umar: Formula E Sukses dan Tidak Wariskan Utang Seperti Mandalika
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya