/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 07:05 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (pssi.org)

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus melakukan pembenahan terhadap wasit Indonesia. Salah satunya melakukan pembinaan agar mempunyai standar Asia dan ke depan bisa bertugas di ajang internasional seperti Piala Dunia.

"Kalau bicara kualitas kami harus standar Asia dulu dengan nanti pelan-pelan bisa meloloskan wasit ke Piala Dunia, di kejuaraan apa begitu," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir, di Jakarta, kemarin.

PSSI mengumumkan sebanyak 18 wasit akan bertugas di Liga 1, 24 wasit akan bertugas di Liga 2 dan 40 wasit bakal ditugaskan di Liga 3. Proses seleksi wasit dilakukan melalui kerja sama antara PSSI dengan Japan Football Association (JFA) yang mengirimkan Yoshimi Ogawa (member of Japan Football Association Referee Committee) dan Toshiyuki Nagi (JFA Referee Instructor and JFA Top Amateur Referees Manager) yang bertindak sebagai instruktur dan pengawas.

Seleksi dilakukan pada 15-16 Juni 2023 diikuti 161 wasit dan 2 asisten wasit FIFA, dan 1 wasit berlisensi AFC Elite Referee. Dari 55 wasit Liga 1 2022/2023 yang ikut serta dalam test, terdapat 27 wasit lulus tes, ditambah 1 wasit AFC Elite Referee.

18 peringkat teratas memenuhi kuota Liga 1, sisanya akan bertugas di kursi kuota Liga 2 pada peringkat 15-24.

Sedangkan untuk seleksi wasit Liga 2, sebanyak 107 wasit yang mengikuti tes, terdapat 54 wasit yang lolos test. Peringkat 1-14 menempati kuota kursi Liga 2 2023/2024. Lalu sisanya akan dtugaskan untuk bertugas di Liga 3. Erick juga mengungkapkan bahwa para wasit ke depannya akan menjalani pelatihan-pelatihan.

“Saya mendorong FIFA mengirimkan wasit Collina. Juga instruktur dari FIFA untuk datang ke Indonesia agar ketemu para wasit supaya memberikan semangat juga. Bukan hanya para pemain di lapangan wasitnya pun perlu semangat," pungkas Erick.

Load More