Pegiat media sosial Eko Widodo menyoroti momen yang menunjukkan bahwa bakal calon presiden (bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan memegang tongkat pusaka milik Pangeran Diponegoro.
Hal tersebut ditanggapi Eko Widodo melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Eko Widodo mengungkapkan bahwa hal itu menjadi penyebab adanya penjegalan terhadap Anies Baswedan menuju Pilpres 2024.
Loyalis Anies Baswedan ini pun mengatakan bahwa ada mitos jikalau setiap orang yang diserahkan atau memegang kuasa atas tongkat itu akan menjadi pemimpin besar.
"Ternyata ini penyebab mengapa Anies dijegal, ada mitos bahwa siapa yang diserahkan cakra Diponegoro dia akan menjadi pemimpin besar," ungkap Eko Widodo dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ekowboy2, Jumat (23/6).
Selain itu, Eko Widodo juga mengungkapkan bahwa Anies Baswedan memang sangat layak jadi pemimpin negeri meski mitos soal tongkat pusaka tersebut masih diragukan kebenarannya.
"Terlepas benar tidaknya mitos tersebut, Anies sangat layak memimpin negeri," tandasnya.
Sementara itu, terkait momen Anies Baswedan menerima tongkat pusaka cakra milik Pangeran Diponegoro kerap menjadi polemik.
Karena itu, dalam wawancara bersama Andy F Noya di Metro TV, Anies Baswedan blak-blakan mengenai kronologi menerima tongkat pusaka tersebut.
Anies Baswedan mengatakan bahwa tongkat tersebut terpaksa dia terima karena saat itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak bisa hadir dalam penyerahan pemerintah Belanda kepada pemerintah Indonesia.
Baca Juga: Yah, Cuti Bersama Idul Adha Bagi Pegawai Swasta Tak Wajib
Anies bercerita, awalnya Presiden Jokowi dijadwalkan menerima pusaka tersebut. Dia mengatakan, saat itu tidak ada yang tahu pemerintah Belanda kapan datang ke Indonesia. Karena sifatnya rahasia.
"Presiden ternyata ada acara ke Filipina. Sehingga kegiatan yang semula dihadiri oleh presiden, menjadi diwakilkan kepada Mendikbud," ujarnya saat diwawancara Andy F Noya, dikutip dari Merdeka, Rabu (21/6).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Investor Mulai Cemas, Mengapa Kekosongan Gubernur BI Picu Kekhawatiran Independensi?
-
Arti Sillage, Projection, dan Longevity dalam Dunia Parfum
-
CFX10 Naik Tipis Pagi Ini, Aset Bitcoin Melonjak Lagi
-
Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?
-
Kemenhut Tangkap Pengedar Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong di Padang, Ini Kronologinya
-
Ancaman Perang Terbuka Meluas di Timur Tengah, Negara Arab Tak Mau Terlibat Konflik Iran dan AS
-
Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk
-
5 Sepatu Lari Adidas Terbaik untuk Daily Run, Nyaman Dipakai Latihan Setiap Hari
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Koperasi Desa Merah Putih di Papua Berisiko Mubazir
-
Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.623.000/Gram