Terlebih dua partai yang mendukung pencapresannya, Nasdem dan Demokrat bukanlah partai dengan idealisme agama.
Kemudian, dari video berdurasi 12 menit itu juga tidak ditunjukan kelompok relawan Anies Baswedan manakah yang mendukung paham ini.
Kemudian, pihak Pilihan Rakyat juga ternyata mengedit gambar thumbnail video. Tulisan banner atau spanduk ‘Anies Presiden 2024’ berasal dari relawan Anies sedangkan tulisan ‘Khilafah Yes!’ adalah spanduk yang dibentangkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail tersebut diedit dari berita aslinya berjudul ‘Acara Muktamar Khilafah 2013 di Stadion Gelora Bung Karno’ yang diunggah Tempo pada 6 Juni 2013.
Berita ini berisi tentang informasi bahwa ribuan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengikuti acara Muktamar Khilafah 2013 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, 2 Juni 2013. Kegiatan ini dihadiri 200 ribu massa HTI se-Jabotabek.
Baca Juga: Profil Moeldoko: Rumit dengan SBY, Kini Diterpa Isu Terkait Al Zaytun
Perlu diketahui saat ini Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sudah dibubarkan dan pakem khilafah yang dinarasikan dalam video tidak ada hubungannya dengan Anies Baswedan.
KESIMPULAN
Video ‘PENDUKUNG ANIES DI BANTAI WARGA - KARENA SEBAR KHILAFAH’ yang diunggah akun youtube Pilihan Rakyat memiliki konten yang sengaja dibuat untuk menyebarkan kebencian dan hoax kepada Anies Baswedan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Sensasi Lari di Tengah Kota Pahlawan, JETE RUN 2026 Sajikan Rute Penuh Sejarah
-
Rekam Jejak 'Si Raja Licin' Agat: Mafia Timah yang Berkali-kali Lolos, Kini Kembali Diringkus
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
ART Hanya Bercanda Akui Kenzy Taulany Suaminya: Mana Mungkin, Saya Juga Punya Suami
-
Resmi Tersangka! Polri Cek Status WNI Naturalisasi Syekh Ahmad Al Misry ke Otoritas Mesir
-
Ketika Chat Mesra Ternyata Salah Sasaran: Manisnya Sweety Anatomi
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Naik Kapal Pesiar Bayar Berapa? Segini Harga Cruise 2026 dan Cara Belinya
-
Ketua KPK dan Wamen Hukum Beri Pesan Khusus di Pelantikan PERADI Profesional