Mantan Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) era Anies Baswedan, Tatak Ujiyati membeberkan ciri-ciri calon wakil presiden (cawapres) bagi calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan.
Hal itu diungkapkan Tatak Ujiyati dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Tatak Ujiyati mengutarakan bahwa banyak sosok yang namanya masuk dalam bursa cawapres Anies Baswedan, tapi tidak berani maju.
Tatak Ujiyati mengatakan bahwa hal itu karena adanya ketakutan akan konsekuensinya.
"Beberapa orang yang digadang-gadang jadi bakal cawapres Anies, tak berani maju. Takut konsekuensi katanya: dicari-cari kesalahan dan dikriminalisasi. Begitu cerita teman yang dekat sekali dengan Anies," tutur Tatak Ujiyati dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @tatakujiyati, Jumat (23/6).
Lebih lanjut, Tatak Ujiyati pun mengungkapkan bahwa ada dua ciri dari cawapres Anies.
"So siapapun cawapres Anies besok, dipastikan ia bernyali dan tak punya kasus hukum," imbuhnya.
Sementara itu, diketahui bahwa Anies Baswedan melakukan pertemuan dengan Tim 8. Juru Bicara Anies Baswedan Sudirman Said, pertemuan dengan Tim 8 yang terjadi di Sekretariat KPP kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (20/6) dihadiri sejumlah tokoh.
Tokoh yang hadir yakni Sugeng Suparwoto hingga Willy Aditya mewakili NasDem, Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya hingga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman.
Baca Juga: Voting Ajang Kompetisi HYBE Girl Group 'R U Next?' Dibuka, Begini Caranya!
Jubir Anies itu menjelaskan bahwa dalam pertemuan Selasa sore hingga malam kemarin Anies menugaskan agar Tim 8 mulai mempersiapkan langkah konkret ke depan. Mereka juga membicarakan opsi waktu pendeklarasian capres dan cawapres.
"Pak Anies meminta agar Tim 8 mulai terus bergerak maju memikirkan hal-hal teknis, termasuk melengkapi struktur Tim Pemenangan Nasional, kegiatan bersama tiga Partai koalisi, dan opsi waktu deklarasi pasangan Capres dan Cawapres," kata Sudirman dalam keterangannya, Rabu (21/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran