/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 16:25 WIB
Hasan Nasbi (YouTube)

Pendiri Lembaga Survei Cyrus Network, Hasan Nasbi, mengomentari surat terbuka yang disampaikan oleh Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana.

Seperti diketahui, baru-baru ini Denny kembali menuliskan surat terbuka soal ditetapkannya Anies Baswedan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Formula E. Hal itu merupakan bagian dari penjegalan Anies.

Menanggapi surat tersebut, Hasan Nasbi menilai surat terbuka itu dibuat Denny karena surat tertutup yang dikirimkannya tidak digubris.

Namun, ia menilai dari berbagai surat terbuka yang disampaikan Denny, tidak semuanya benar dan tidak semuanya salah.

“Di antara berbagai surat terbuka yang dikirimkan oleh Prof. Denny menurut saya tidak semua benar tidak semua salah,” ujar Hasan Nasbi.

Menurutnya, beberapa surat terbuka Denny memang mengacu pada sumber-sumber informasi yang kredibel. Namun, pada dugaan Anies dijegal dengan dijadikan tersangka oleh KPK merupakan hal yang tidak masuk akal.

“Ada yang berdasarkan misalnya informasi-informasi yang lumayan bisa dipegang. Ada yang menurut saya hari ini sudah tidak masuk akal sama sekali,” ujar Hasan Nasbi.

Namun, ketika Denny mengungkap soal dugaan Pemilu akan ditetapkan dengan sistem proporsional tertutup, ia melihat indikasi putusan tersebut jelas.

“Ketika Prof Denny menulis soal proporsional tertutup dan proporsional terbuka buat saya justifikasinya cukup masuk akal,” jelas Hasan Nasbi.

Baca Juga: Salah Satu Member sedang Pemulihan, FIFTY FIFTY akan Hiatus selama 2 Bulan

“Memang tanda-tanda ke arah sana banyak sekali. Apalagi kalau buat saya perkara itu disidangkan saja sudah jadi tanda-tanda. Apalagi sidangnya panjang sekali berlarut-larut itu juga lebih tanda-tanda lagi,” sambungnya.

Load More