Analis politik Populi Center mengatakan bahwa Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) paling potensial sekarang ini.
Mantan Wali Kota Bandung sukses menggeser Sandiaga Uno dari posisi teratas sebagai bakal cawapres yang potensial mendampingi para calon presiden (capres).
"Kalau kita lihat data Populi Center sebenarnya memang kalau dari top of mind, Sandi memang unggul dibandingkan beberapa kandidat yang lain. Sandi 9,8%, kemudian juga RK 7,5% dan kemudian juga ada Erick (Thohir) dengan 5,9%," kata Hartanto Rosojati kepada KompasTV dikutip Liberte Suara, Sabtu (1/7/2023).
Perubahan terjadi, kata Hartanto, karena penggunaan simulasi dengan pertanyaan semi terbuka. Nama Ridwan, dalam metode ini, masuk sebagai cawapres potensial.
"Ketika kita membuat simulasi dengan pertanyaan semi terbuka itu ada sedikit pergeseran bahwa nama RK itu kemudian menjadi tokoh cawapres yang potensial," imbuhnya.
Ridwan dalam data tersebut mendapatkan elektabilitas yang cukup tinggi sehingga dapat mengalahkan sembilan kandidat cawapres lain.
Keunggulannya, dari dua kandidat terdekat Sandiaga dan Erick, dalam persentase ada di atas 20%.
"Semi terbuka ada 10 nama kemudian juga ada pertanyaan terbuka juga. Kita analisa memang RK itu mendapatkan elektabilitas yang cukup tinggi," ujar peneliti Populi Center itu.
"Kalau kita perbandingkan tiga nama yang kemudian kita simulasikan antara Sandi, kemudian juga RK, kemudian juga Erick Thohir, kalau kita lihat RK itu unggul sekitar 21,9% kemudian juga di bawahnya ada Sandi sekitar 13%, kemudian juga di bawahnya juga ada Erick Thohir sekitar 10%," terangnya, menambahkan.
Hartanto menjelaskan bahwa akseptabilitas atau tingkat penerimaan Ridwan menjadi yang teratas karena memiliki tujuh keunggulan dari 10 kriteria keunggulan yang ada.
"Jadi kalau kita lihat kenapa tiga nama orang ini muncul di tiga teratas bakal calon wakil presiden, kita melihat tingkat akseptabilitasnya," tuturnya.
"Kita menanyakan beberapa tingkat akseptabilitas melalui kriteria kemampuan. Kalau dari 10 kriteria ternyata memang nama RK itu unggul di tujuh kriteria," ungkap Hartanto.
Gubernur pemilik 20 juta pengikut di Instagram itu menjadi pemimpin yang dapat memimpin di mata publik.
"(RK) di antaranya adalah dianggap pemimpin yang bisa mampu memimpin, kemudian juga dianggap pemimpin yang bisa blusukan dan segala macamnya," pungkas Hartanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh