Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, membongkar alasan survei Prabowo Subianto tidak pernah absen dari tiga besar atau teratas.
Seperti diketahui, setidaknya ada tiga nama yang konsisten menduduki posisi teratas elektabilitas yaitu Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Menurutnya tingginya elektabilitas Prabowo karena Prabowo memiliki rekam jejak yang cukup panjang dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.
“Yang sudah kelihatan pernah menjadi capres, pernah berdebat, record-nya panjang lebar jatuh bangun, kan cuma Prabowo,” ujar Fahri di Podcast Zulfan Lindan, dikutip Suara Liberte pada Jumat (30/6/2023).
Sementara itu, dua kandidat calon presiden lainnya yaitu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo baru sampai hanya di level gubernur.
Karena rekam jejaknya, Fahri menilai pandangan Prabowo soal konsep kepemimpinan negara sudah terlihat, berbeda dengan Anies dan Ganjar yang baru memimpin provinsi.
“Kita juga belum tahu ini konsep-konsepnya yang dia introduksi tentang memimpin negara yang beda dengan memimpin provinsi,” ujar Fahri.
Karena alasan itu, tak heran survei Prabowo selalu masuk ke tiga teratas kendati bisa dikatakan dia yang paling senior di antara dua kandidat lainnya.
“Jadi saya kalau disuruh nanya-nanya itu dari sisi itunya yang kita bisa lihat dan kemungkinan akan mendapatkan transaksi yang langsung oleh pemilih dugaan saya Prabowo karena dianggap Prabowo udah tuntas. Itu dugaan saya kenapa survei Prabowo itu tinggi,” jelas Fahri.
Baca Juga: Menebak Aliran Dana Al Zaytun, Tembus Rp 595 M, Dari Mana Saja?
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bukan Sekadar Drama Aksi, Ini Alasan Trigger Wajib Kamu Tonton
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Live Medsos Saat Jam Kerja? Ini Sanksi Bagi ASN Lombok Tengah
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Gerakan Selamatkan Pangan di Daerah, Ini Hasilnya
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Jomlo Bahagia
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!