/
Minggu, 02 Juli 2023 | 09:32 WIB
Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun yang dipimpin Panji Gumilang resmi ditutup oleh Mahfud MD.

Beredar video berjudul ‘AL ZAYTUN RESMI DITUTUP, MAHFUD ANCAM TANGKAP PANJI G & ANAK BUAH’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Jumat (30/06/23).

 

Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun yang dipimpin Abdus Salam Panji Gumilang telah resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD.

 

Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail Mahfud MD yang berdiri di samping Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sedang melakukan konferensi pers, seolah-olah memberikan informasi soal penutupan ponpes. 

 

Video itu pun disertai tulisan ‘PONPES AL ZAYTUN RESMI DITUTUP, MAHFUD MD ANCAM TANGKAP PANJI G DAN ANAK BUAH’.



PENJELASAN

Baca Juga: Gaya Politik Prabowo Berubah Drastis, 2 Hal Ini Malah Disorot Pengamat

 

Sebelumnya, diketahui Ponpes Al Zaytun menjadi perbincangan publik usai video pelaksanaan salat Idul Fitri 1444 H mereka dianggap menyimpang dari ajaran agama Islam.

 

Pada video yang diunggah tersebut, tampak jamaah dibuat jarak. Selain itu, ada jamaah perempuan di posisi paling depan antara jamaah laki-laki.

 

Pemimpin mereka adalah seorang pria bernama lengkap Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, MP kerap dipanggil Syekh Panji Gumilang adalah pendiri Ponpes AL Zaytun, tepatnya pada 13 Agustus 1996. 

 

Sosok Panji Gumilang memiliki rekam jejak cukup kontroversial. Pria kelahiran Desa Sembung Anyar ini sempat dikaitkan dengan gerakan Darul Islam / NII KW9. Gerakan ini dipimpin oleh Abu Toto, diduga nama alias Panji Gumilang.

 

Kini pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD tengah menyelidiki dugaan penyimpangan ajaran dalam Ponpes ini dan telah dibentuk juga Tim Penyidik khusus Al-Zaytun.

 

Dalam pernyataan terbarunya, Mahfud MD mengatakan pondok pesantren Al Zaytun sebagai lembaga akan pemerintah evaluasi secara administratif. 

 

Tindakan evaluasi itu terdiri dari sejumlah tindakan, mulai dari melihat penyelenggaraannya, melihat kurikulumnya, melihat konten pengajarannya, dan lainnya. 

 

Langkah itu dilakukan agar tak mengganggu hak untuk belajar bagi para santri dan murid-murid di sana.

 

Meski begitu, hingga saat ini Polri belum dapat meningkatkan status penyelidikan ke level penyidikan terkait pelaporan penistaan agama yang diduga dilakukan Panji Gumilang.

 

Dari pernyataan Mahfud, tak ada indikasi bahwa Ponpes akan dibubarkan. Ia mengatakan, sejatinya Al-Zaytun harus dibina karena yang salah orangnya, bukan ponpesnya.




KESIMPULAN

Video ‘AL ZAYTUN RESMI DITUTUP, MAHFUD ANCAM TANGKAP PANJI G & ANAK BUAH’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.

Load More