Isu Hak Asasi Manusia (HAM) dinilai menjadi batu sandungan yang terus menjadi penghalang Prabowo Subianto dalam meraih cita-citanya sebagai Presiden Republik Indonesia (RI)
Hal ini setidaknya yang disampaikan oleh jurnalis kawakan Najwa Shihab saat mewawancarai Prabowo, belum lama ini.
“Setiap kali eskalasi politik menghangat di pemilu 2014, Pemilu 2019 dan belum lama ini muncul lagi keterlibatan Pak Prabowo di peristiwa 98. Apa tanggapan Bapak soal itu?” tanya Najwa seperti dilansir dari youtube channel Najwa Shihab, Minggu (02/07/23).
“Ya begini, ya jadi memang ini fenomena ya dalam arti setiap saya udah ikut pemilu ini (selalu terjadi)” jawabnya..
Prabowo menjelaskan ia, sudah 4 kali. Pertama tahun 2004 ia waktu itu ikut Konvensi di Golkar. Kemudian dari 35 calon tersaring 18, lalu dari 18 tersaring 5 orang.
Baca Juga: Is Pusakata Sindir Para Penyanyi Cover yang Tak Tahu Diri: Semoga Rezeki Kalian Lancar
“Habis itu saya kalau nggak salah nomor 4, itu 2004 habis itu 2009 saya maju sebagai wakil presiden, calon wakil presidennya Ibu Megawati bersama PDIP, baru 2014 saya maju sebagai presiden,” jelasnya,
Prabowo menambahkan, isu HAM ini dalam kehidupan politik adalah hal yang biasa apalagi berkaitan dengan demokrasi liberal.
“Lawan itu harus kita turunkan popularitasnya harus kita istilahnya apa ya kalau bisa kalau bisa dijelek-jelekin terus, supaya tidak bisa muncul,” jata Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Estimasi Biaya Kuliah Fakultas Teknik UNS 2026: Bisa Setara Harga Mobil, Ini Rinciannya!
-
Lonjakan Ekspor CPO Sumbar di Tengah Konflik Timur Tengah: India dan Pakistan Jadi Pasar Utama
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
5 Tips agar Anak Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Efektif tapi Tetap Aman
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Lampu Kuning Pajak Kudus: Target Rp335 Miliar, Tiga Bulan Pertama Masih 'Ngos-ngosan'
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun Untuk Titiek Soeharto
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati