Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyoroti aksi blusukan hingga telpon elite pemerintahan yang dilakukan oleh Bakal Calon Presiden PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo di DKI Jakarta.
Secara terang-terangan, advokat ini mengatakan bahwa elite politikus tersebut tak memiliki legal standing dalam melakukan hal tersebut, khususnya terkait dengan keberaniannya menelepon langsung sosok dari Pejabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Menurutnya, Ganjar bukanlah orang bertanda penduduk dari ibu kota, artinya ia tak memiliki legal standing untuk menelpon pemimpin dari DKI Jakarta. Memaksakan melakukan hal itu sama saja dengan melanggar etika pejabat negara.
"Ganjar standingnya kalau dia sebagai Gubernur Jawa Tengah, ya gak boleh donk mengganggu sesama bis kota, kan dilarang saling mendahului," ungkapnya dalam Youtube Medcom Id, dikutip Senin (03/07/2023).
Kalau sebagai masyarakat dari Indonesia, Ganjar juga tak memiliki legal standing yang kuat karena teleponnya salah alamat. Refly mengatakan seharusnya sosok tersebut mengadu ke Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Sementara sebagai bakal calon presiden sendiri, Ganjar tak memiliki hak atau mandat dari masyarakat untuk menyalurkan aspirasi mereka. Hal ini karena title tersebut tak memiliki legal standing untuk menelepon Pemprov DKI Jakarta.
"Secara hukum, dia tak punya legal standing (untuk menelepon/mengadukan aspirasi dari masyarakat ke Heru Budi Hartono)" jelasnya.
Terkait hal ini, Ganjar sendiri mengaku heran mengapa dirinya kerap dibully usai menghubungi Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Padahal dirinya hanya ingin menyampaikan keluhan masyarakat di Jakarta Utara.
"Ini soal pelayanan publik biasa saja. Karena kemarin saya datang ke salah satu pasar, saya telepon Pak Gubernur DKI, saya telepon Pak Sekda DKI yang kebetulan dua-duanya saya kenal, terus diupload, kok dibully ya?" ujar Ganjar, Minggu (25/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung pada 15 Maret 2026, Siap-siap Cuan!
-
Flower Power 2026: Upgrade Dress Motif Bunga Lamamu Biar Lebih Chic dan Dewasa!
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Irit Bensin dan Pajak Murah, Pembatasan Truk saat Lebaran 2026
-
Manga JM Dapat Adaptasi Anime: Kala Assassin dan Gadis Sekolah Tukar Tubuh
-
Terpopuler: Cara Cek CCTV Tol Trans Jawa Real-Time lewat HP, Rekomendasi HP Baterai 7.000 mAh
-
Undertone, Film Horor Atmosferik dari A24 yang Meneror Lewat Rekaman Suara
-
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi Hingga 5 Pesawat Tanker BBM Rusak Parah Sekali
-
Ribuan Pemudik Bersiap Berangkat, Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM
-
Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
-
Mojtaba Khamenei 2 Kali Lolos dari Maut Serangan AS-Israel