Anies Baswedan dan Prabowo Subianto kemungkinan besar akan bersaing di pemilihan presiden atau Pilpres 2024 mendatang.
Prabowo telah dipastikan mendapat tiket calon presiden dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya sementara Anies dipastikan mendapat tiket dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Menariknya, Prabowo bisa dikatakan sebagai king maker saat mantan Rektor Universitas Paramadina itu maju ke Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu berpasangan dengan Sandiaga Uno.
Pasangan Anies-Sandi diusung oleh partai yang dipimpin Prabowo yaitu Partai Gerindra bersama dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Prabowo juga menyatakan dukungannya terhadap pasangan tersebut.
“Pada 15 Februari yang akan datang, kita yakin ada perubahan. Insya Allah, pasangan Anies-Sandi menang satu putaran. Kita harus jaga suara kita,” kata Prabowo dalam kampanye akbar pasangan Anies-Sandi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/2/2017).
Namun, baru-baru ini saat Prabowo diminta memberikan penilaian tentang Anies Baswedan, Menteri Pertahanan itu justru terlihat enggan berkomentar.
Prabowo berdalih bahwa dirinya tidak memiliki cukup wewenang atau kompetensi untuk menilai sosok Anies dan membiarkan rakyat saja yang menilai.
“Saya kira bukan apa ya bukan wewenang saya atau kompeten saya untuk menilai itu kan rakyat yang akan menilai beliau. Iya kan?” ujar Prabowo saat diwawancarai Najwa Shihab, dikutip Suara Liberte pada Senin (3/7/2023).
Selain itu, alasan Prabowo tidak bisa memberikan penilaian tentang Anies yaitu karena dirinya akan bersaing dengan Anies di Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Menyesal Selingkuh dengan Syahnaz Sadiqah, Kenapa?
“Saya pun menyiapkan diri atau menyediakan diri untuk maju kan berarti saya ini kontestan beliau. Saya kan, iya kan. Kita kan bersaing masa Anda minta saya nilai beliau?” ujar Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik