/
Senin, 03 Juli 2023 | 15:45 WIB
Prabowo Subianto (Instagram/@prabowo)

Anies Baswedan dan Prabowo Subianto kemungkinan besar akan bersaing di pemilihan presiden atau Pilpres 2024 mendatang.

Prabowo telah dipastikan mendapat tiket calon presiden dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya sementara Anies dipastikan mendapat tiket dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Menariknya, Prabowo bisa dikatakan sebagai king maker saat mantan Rektor Universitas Paramadina itu maju ke Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Pasangan Anies-Sandi diusung oleh partai yang dipimpin Prabowo yaitu Partai Gerindra bersama dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Prabowo juga menyatakan dukungannya terhadap pasangan tersebut.

“Pada 15 Februari yang akan datang, kita yakin ada perubahan. Insya Allah, pasangan Anies-Sandi menang satu putaran. Kita harus jaga suara kita,” kata Prabowo dalam kampanye akbar pasangan Anies-Sandi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/2/2017).

Namun, baru-baru ini saat Prabowo diminta memberikan penilaian tentang Anies Baswedan, Menteri Pertahanan itu justru terlihat enggan berkomentar.

Prabowo berdalih bahwa dirinya tidak memiliki cukup wewenang atau kompetensi untuk menilai sosok Anies dan membiarkan rakyat saja yang menilai.

“Saya kira bukan apa ya bukan wewenang saya atau kompeten saya untuk menilai itu kan rakyat yang akan menilai beliau. Iya kan?” ujar Prabowo saat diwawancarai Najwa Shihab, dikutip Suara Liberte pada Senin (3/7/2023).

Selain itu, alasan Prabowo tidak bisa memberikan penilaian tentang Anies yaitu karena dirinya akan bersaing dengan Anies di Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Rendy Kjaernett Menyesal Selingkuh dengan Syahnaz Sadiqah, Kenapa?

“Saya pun menyiapkan diri atau menyediakan diri untuk maju kan berarti saya ini kontestan beliau. Saya kan, iya kan. Kita kan bersaing masa Anda minta saya nilai beliau?” ujar Prabowo.

Load More