Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Benny K Harman, turut berkomentar soal putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid yang mengunggah foto bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Benny menilai, dari apa yang diunggah tersebut Yenny ingin memberikan sinyal jika dirinya mendukung AHY sebagai figur calon pemimpin.
"Ya, unggahan itu kan menunjukan bahwa ibu Yenny Wahid juga ingin memberikan signal kepada publik bahwa ibu Yenny Wahid sebenarnya juga mendukung mas AHY menjadi salah satu tokoh kandidat dalam seleksi kepemimpinan nasional di masa yang akan datang. Saya kira itu hak," kata Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/7/2023).
Sementara itu, ketika ditanya unggahan tersebut muncul di tengah nama Yenny menguat menjadi cawapres Anies Baswedan, Benny enggan menanggapi.
"Ya, saya nggak tahu," tuturnya.
Lebih lanjut, soal apakah adanya unggahan tersebut sebagai tanda Yenny meminta restu kepada AHY untuk menjadi cawapres Anies, Benny lagi-lagi enggan berspekulasi.
"Ya tanya dia, tanya dia," pungkasnya.
Unggahan
Sebelumnya, Yenny Wahid mengunggah foto bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam unggahannya itu, Yenny menanyakan tips kepada pengikutnya di akun Instagram.
Baca Juga: JIS Tak Layak Gelar Piala Dunia U-17, Anies Oh Anies Bikin Malu
Yenny menyebut kalau foto yang diunggahnya itu bukan diambil baru-baru ini. Foto itu merupakan foto lawasnya bersama AHY.
Ada mendiang Presiden ke-3 RI BJ Habibie di samping kiri Yenny, meskipun tidak terlihat dalam foto.
"Selfie lama dengan Mas @agusyudhoyono. Di sebelah saya adalah almarhum Pak Habibie. Tapi entah kenapa fotonya kepotong," kata Yenny melalui akun Instagramnya @yennywahid pada Jumat (30/6/2023).
Kemudian, Yenny bertanya kepada pengikut akun Instagramnya soal mendapatkan tubuh yang bugar seperti AHY.
"Gimana, ya, caranya biar bisa bugar dan keren kayak Mas @AHY? #nanyaserius," tuturnya.
Terlihat AHY mengomentari unggahan Yenny. Ia menyampaikan ucapan terima kasih karena mendapatkan pujian.
Nama Yenny Wahid dan AHY disebut-sebut sebagai kandidat calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Surya Paloh Inginkan Yenny Wahid Sebagai Cawapres Anies Baswedan?
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Sakit Keras, Kena Sumpah Ahok?
-
CEK FAKTA: Kampanye Anies-Yenny Dihadiri Ribuan Warga NU dan Muhammadiyah
-
Kata Peneliti Soal 3 Poin Penentu dalam Menentukan Bakal Cawapres
-
JIS Tak Layak Gelar Piala Dunia U-17, Anies Oh Anies Bikin Malu
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa