Relawan Ganjar Pranowo, Chusnul Chotimah, mengomentari perihal desakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk melakukan audit terhadap pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
Belakangan JIS kembali ramai dibicarakan sehubungan dengan wacana menjadikan JIS sebagai salah satu stadion untuk gelaran Piala Dunia U-17 di Indonesia.
Terkait hal itu, Chusnul mengungkit perihal sejumlah peristiwa di JIS yang baru diresmikan tahun lalu. Peristiwa tersebut menunjukkan kelemahan JIS sebagai sebuah bangunan.
PSI yang kerap mengkritik kebijakan yang berkaitan dengan Anies Baswedan juga ikut bicara perihal JIS yang diketahui dibangun di era mantan Rektor Universitas Paramadina itu.
Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mendesak dilakukannya audit terhadap JIS yang pembangunannya memakan biaya hingga Rp4,5 triliun.
Itu karena, dengan anggaran sebesar itu, sangat disayangkan jika JIS ternyata belum memenuhi standa Federasi Sepak Bola Dunia FIFA.
“JIS harus diaudit, anggaran untuk membangun JIS sangat besar, yaitu Rp4,5 triliun. Tapi, kenapa tidak standar FIFA?,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/7/2023).
Dengan anggaran sebesar itu, seharusnya JIS dibangun berdasarkan standar FIFA. “Dengan anggaran sebesar itu seharusnya secara logika sudah berstandar FIFA,” sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Chusnul mengungkit peristiwa ambruknya pagar pembatas di dalam stadion JIS saat baru diresmikan oleh Anies Baswedan tahun lalu.
Baca Juga: 5 Fakta di Balik Dugaan Transaksi Janggal Rp 300 Miliar Mantan Pegawai KPK
“Stadion baru tapi pagar pembatas sudah ambruk,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Senin (3/7/2023).
Selain pagar ambruk, stadion tersebut juga membuat penonton sebuah konser menjadi trauma. Oleh karena itu, ia mendukung PSI untuk melakukan audit terhadap JIS.
“Stadion baru tapi baru digunakan untuk konser band, penonton sudah trauma. Setuju dengan PSI, segera audit pembangunan JIS!” ujar Chusnul.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Aroma Terapi Ruangan Alami yang Bikin Rumah Lebih Wangi dan Nyaman
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Kekeringan Ekstrem Landa Lombok Barat, 4.245 KK Krisis Air
-
4 Kulkas Mini Murah dan Hemat Listrik, Daya Mulai 20 Watt
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Menggugat Orkestrasi Dukungan MBG: Gerakan Murni atau Pertunjukan Politik?
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya