/
Senin, 03 Juli 2023 | 16:15 WIB
Jakarta International Stadium (JIS) (Instagram/@dkijakarta)

Relawan Ganjar Pranowo, Chusnul Chotimah, mengomentari perihal desakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk melakukan audit terhadap pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

Belakangan JIS kembali ramai dibicarakan sehubungan dengan wacana menjadikan JIS sebagai salah satu stadion untuk gelaran Piala Dunia U-17 di Indonesia.

Terkait hal itu, Chusnul mengungkit perihal sejumlah peristiwa di JIS yang baru diresmikan tahun lalu. Peristiwa tersebut menunjukkan kelemahan JIS sebagai sebuah bangunan.

PSI yang kerap mengkritik kebijakan yang berkaitan dengan Anies Baswedan juga ikut bicara perihal JIS yang diketahui dibangun di era mantan Rektor Universitas Paramadina itu.

Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mendesak dilakukannya audit terhadap JIS yang pembangunannya memakan biaya hingga Rp4,5 triliun.

Itu karena, dengan anggaran sebesar itu, sangat disayangkan jika JIS ternyata belum memenuhi standa Federasi Sepak Bola Dunia FIFA.

“JIS harus diaudit, anggaran untuk membangun JIS sangat besar, yaitu Rp4,5 triliun. Tapi, kenapa tidak standar FIFA?,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/7/2023).

Dengan anggaran sebesar itu, seharusnya JIS dibangun berdasarkan standar FIFA. “Dengan anggaran sebesar itu seharusnya secara logika sudah berstandar FIFA,” sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Chusnul mengungkit peristiwa ambruknya pagar pembatas di dalam stadion JIS saat baru diresmikan oleh Anies Baswedan tahun lalu.

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Dugaan Transaksi Janggal Rp 300 Miliar Mantan Pegawai KPK

“Stadion baru tapi pagar pembatas sudah ambruk,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Senin (3/7/2023).

Selain pagar ambruk, stadion tersebut juga membuat penonton sebuah konser menjadi trauma. Oleh karena itu, ia mendukung PSI untuk melakukan audit terhadap JIS.

“Stadion baru tapi baru digunakan untuk konser band, penonton sudah trauma. Setuju dengan PSI, segera audit pembangunan JIS!” ujar Chusnul.

Load More