"Menyatakan pengunduran diri sebagai anggota Partai Nasdem dengan alasan keluarga dan politik," demikian isi surat pengunduran diri Danny Pomanto.
Adapun Danny menyampaikan pengunduran dirinya dari Partai Nasdem dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Dia kemudian mengucapkan terima kasih kepada NasDem yang telah bekerja sama dengannya selama ini.
"Surat pengunduran diri sebagai anggota Partai NasDem kami buat dengan kesadaran penuh dan tanpa paksaan dari pihak manapun," tulis Danny.
"Terima kasih atas segala kerja sama yang luar biasa selama ini dan kami selalu mendoakan semoga Partai NasDemn akan terus menjadi partai yang selalu mengusung gagasan untuk restorasi Indonesia," tutup surat tersebut.
Sebelumnya, heboh kabar mundur sejumlah kader dari Partai NasDem. Mereka menyuarakan kekecewaan mereka terkait masalah jual beli nomor urut dalam partai tersebut di Indramayu.
Mundur diri secara massal usai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu, Yosep Husein Ibrahim yang kecewa dengan putusan DPW Partai NasDem Jawa Barat.
Yosep Husein Ibrahim juga mengklaim, ada sebanyak 120 ribu anggota partai NasDem menyatakan mengundurkan diri secara massal.
Terpisah, terkait dengan isu jual beli nomor urut hingga mundurnya kader dari NasDem, hal ini sudah mendapatkan respons dari Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Jawa Barat (Jabar) Rajiv.
Dirinya dengan tegas membantah isu yang disebut-sebut menyebabkan sejumlah kader dari partainya mundur massal di Indramayu.
Baca Juga: Media Vietnam Kritik Timnas Indonesia U-17: Main Buruk tapi Masuk Piala Dunia U-17 2023
"NasDem dengan tegas membantah adanya politik mahar dan jual beli nomor urut di Jawa Barat termasuk di Indramayu," tegas Rajiv dalam keterangan tertulisnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Pameran Kuliner dan Kemasan Skala Internasional Siap Digelar di Jogja, Dorong Standardisasi Mutu
-
DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta
-
Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Senen
-
Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu
-
Angkot dan Andong 'Diliburkan' di Jalur Mudik, Efektifkah? Begini Jawaban Gubernur Dedi Mulyadi
-
5 Rekomendasi HP untuk Driver Ojol yang Awet Jangka Panjang, Harga Rp2 Jutaan
-
Pakai Sunscreen Dulu atau Primer Dulu? Ini Urutan yang Tepat
-
Menteri Airlangga Menghadap Presiden Prabowo Bahas Harga BBM dan WFH
-
Motorola Razr 70 Ultra Bocor: Desain Baru, Layar 7 Inci, Siap Tanding Samsung Galaxy Z Fold 8
-
DLH DKI Tutup Tempat Penampungan Sampah Sungai di TPU Tanah Kusir, Dialihkan ke TB Simatupang