Panji Gumilang buka-bukaan menanggapi soal sejumlah serangan hingga tuntutan masyarakat soal polemik di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.
Dirinya mengatakan kecaman tersebut datang karena masyarakat tidak mengerti apa yang diajarkan oleh ponpes yang didirikannya tersebut. Ia mengaku ponpesnya menanamkan kemerdekaan jiwa, berpikir dan ilmu.
Isu-isu atau kejadian yang disebutkan sebagai bukti ajaran sesat dalam lembaga pendidikan ini menurutnya adalah buah ketidaktahuan dari masyarakat akan apa yang mereka hadapi.
"Satu aja yang tidak ngerti itu bisa meledak-ledak. Itu didengar, yang lain jadinya ikut meledak. Terjadilah sumbu pendek berpikir. Sebenarnya gak ada masalah apa-apa," ucapnya dalam Youtube Coktro TV, dikutip Rabu (05/07/2023).
Ia juga menekankan pentingnya toleransi hingga pemahaman akan Al Quran. Menurutnya umat Islam seharusnya paham bahwa mereka itu dilarang untuk menghina agama maupun tuhan agama lain.
"Mengerti agama dengan mengerti Al Quran itu beda. Yang dilarang oleh kitab (Al Quran), jangan menghina tuhan orang lain," jelasnya.
Panji mengatakan secara tidak langsung, agama Islam sendiri bersinggungan dengan agama-agama lainnya. Dia secara tegas mengatakan mereka ini satu milik dari Allah SWT. Hanya berbeda cara dan perintahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
100 Days of Deception Tayang 10 Oktober, Kim You Jung Jalani Misi Berbahaya
-
5 Perbedaan Tone Up Cream dan Tone Up Sunscreen yang Sering Bikin Keliru
-
Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Akhiri Kutukan di Piala Dunia, Cristiano Ronaldo Bisa Pensiun dengan Tenang
-
Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global
-
Dunia Kerja Bagi Gen Z: Tetap Merasa Lelah Meski Produktif Sepanjang Hari
-
Aksi Kilat Tekab 308 Temukan Mobil Paket yang Dicuri di Lampung Tengah
-
Bupati Langkat Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK
-
Siapa Owner Teazzi Indonesia? Tuai Kritik karena Kolaborasi dengan Nagita Slavina