Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali bersuara terkait dengan polemik instruksi penertiban spanduk hingga baliho yang baru-baru ini diterbitkan oleh Mohammad Idris.
Hal ini sejumlah bantahan netizen atas klaim bahwa penertiban tersebut hanya mengarah pada sejumlah spanduk maupun poster yang berkait dengan rencana majunya sosok dari Kaesang Pangarep di Depok.
Sigit tak gentar melawan balik tuduhan tersebut, ia mengatakan bahwa mereka tinggal membuktikan bahwa semua spanduk hingga baliho dalam wilayah tersebut sudah dicopot tanpa tebang pilih. Hal ini juga sekaligus tantangan untuk Wali Kota Depok.
"Saya menunggu Depok bebas spanduk dan baliho partai politik dan ormas, termasuk PKS," ungkapnya dalam akun twitter, dikutip Rabu (05/07/2023).
Dirinya menuturkan jika benar bahwa ternyata seluruh spanduk hingga baliho sudah diturunkan tanpa pandang bulu, ia akan secara jantan minta maaf dan menarik statementnya kembali.
"Kalau benar semua dicopot, berarti saya yang salah dan saya akan minta maaf," jelasnya secara tegas dalam media sosial.
Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 300/345-Satpol.PP tentang tertib pemasangan lambang, simbol, bendera, spanduk, umbul-umbul banner, reklame maupun atribut lainnya.
Berita Terkait
-
Jokowi Dianggap Bangun Dinasti Politik Usai Kaesang Diusung Maju Pilwalkot Depok, Loyalis Santai: Kalau Gak Suka Jangan Dipilih
-
Pedagang Hewan Kurban Asal Bima Kebingungan, Sapi Yang Tak Laku Dilarang Pulang
-
Walkot Depok Terlihat Hanya Gulung Spanduk Kaesang bin Jokowi, PKS Jadinya Disoroti: Takut Ya?
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Review Buku "Tentang Dewasa": Teman Renungan dalam Menjalani Kehidupan
-
Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Telepon PLN 123 Apakah Gratis? Cara Lapor Pemadaman Listrik yang Sering Terjadi
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
Mulai dari 50 Ribuan! 5 Pilihan Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berjerawat