Renovasi Jakarta International Stadium (JIS) terus mematik kritikan, banyak masyarakat yang mengaitkan hal ini dengan pesta demokrasi yang akan terjadi pada tahun 2024.
Hal ini terus menjadi-jadi apalagi setelah adanya label bahwa stadion tersebut tak memiliki rumput yang sesuai dengan standar dari FIFA. Hal ini baru-baru ini diungkapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
"Hari ini kami melihat JIS, stadion yang bagus, namun kami evaluasi. Kalau nanti dievaluasi FIFA mudah mudahan sudah bisa dapat memenuhi standar. Di antaranya salah satu yang utama adalah rumput. Kondisi rumput sekarang menurut evaluasi ahlinya, yang juga mengevaluasi 22 stadion termasuk yang memasang rumput GBK untuk Asian Games, jelas tidak masuk standar FIFA kalau dengan kondisi sekarang," ujar Basuki di Stadion JIS, Selasa (4/7).
Menyusul hal itu, media sosial ramai memberikan kritikan pedas untuk salah satu menteri dalam kabinet milik dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu. Contohnya Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan.
Ia tak tanggung-tanggung langsung memberikan saran yang cukup menohok, yakni pemerintah langsung saja merubuhkan stadion tersebut agar semua kontroversi selesai tanpa berkepanjangan.
"Sekalian rubuhin saja stadionnya pak biar bahagia," cuitnya lewat akun twitter @Umar_Hasibuan__, dikutip pada Rabu (05/07/2023).
Cuitannya ini memunculkan beragam reaksi, tak sedikit pula yang sependapat dengan apa yang diucapkan oleh pria yang akrab disapa Gus Umar.
"Tak sesuai cakap, katanya pembangunan berkelanjutan," ungkit seorang netizen dengan akun bernama @Dikdok_82.
"Gondok kali awak ya bang, asik jis aja yg dibahas," balas seorang netizen dengan akun bernama @AsepWitoko.
Berita Terkait
-
Jokowi Dianggap Bangun Dinasti Politik Usai Kaesang Diusung Maju Pilwalkot Depok, Loyalis Santai: Kalau Gak Suka Jangan Dipilih
-
Erick Thohir Minta Polemik JIS Diakhiri, Loyalis Anies: Itu Artinya Klaim-klaim Kalian Itu Nilainya Nol!
-
Keterlaluan dalam Bercanda? Admin Medsos Gerindra Sampai Turun Tangan Atasi Kelakuan Loyalis Jokowi: dari Tahun 2019 Ngomongin Prabowo Loh
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
7 Anime Terbaru April-Mei 2026, One Piece: Arc Elbaf hingga Marriagetoxin
-
WA di Pergelangan Tangan: Apakah Fitur Baru Garmin Ini Akan Mengubah Cara Kita Berkomunikasi?
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Era Baru Otomotif Dunia Pabrikan Mobil asal China Geser Dominasi Pabrikan Jepang
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Peluncuran PS6 Diklaim Masih Sesuai Jadwal, Harga Kemungkinan Lebih Mahal
-
5 Rekomendasi HP RAM 8 GB di Bawah Rp2 Juta yang Awet untuk Jangka Panjang
-
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi