Beredar video berjudul ‘KAKI KANAN TERTEMBAK, POLISI TERPAKSA LUMPUHKAN PANJI GUMILANG KARENA INI’, yang diunggah oleh akun youtube Kabar News pada Rabu (06/07/23).
Narasi video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Abdus Salam Panji Gumilang atau Panji Gumilang sudah ditangkap polisi.
Narasi kemudian ditambah bahwa Panji mencoba melawan polisi hingga ia harus dilumpuhkan alias harus ditembak kaki kanan dan kirinya.
Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail seorang pria yang wajahnya diedit mirip Panji Gumilang yang sedang dikelilingi oleh aparat kepolisian.
Video itu pun disertai tulisan ‘Melawan Saat Ditangkap, Panji Gumilang Terpaksa Dilumpuhkan Aparat!’
Baca Juga: Soal Ponpes Al Zaytun Jadi Markas Besar NII, Begini Kata Panji Gumilang: Ternyata...
PENJELASAN
Hingga video ini diunggah, tak ada pernyataan resmi oleh Listyo Sigit Prabowo selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait masalah yang saat ini menjerat Ponpes Al Zaytun.
Sebelumnya, diketahui Ponpes Al Zaytun menjadi perbincangan publik usai video pelaksanaan salat Idul Fitri 1444 H mereka dianggap menyimpang dari ajaran agama Islam.
Pada video yang diunggah tersebut, tampak jamaah dibuat jarak. Selain itu, ada jamaah perempuan di posisi paling depan antara jamaah laki-laki.
Kemudian, pada video yang diunggah Kabar News ini, seolah-olah Panji telah dilumpuhkan polisi. Namun narasi ini tidak dilengkapi dengan fakta atau data yang jelas.
Dalam video berdurasi 8 menit itu juga tak ada bukti bahwa Panji telah ditembak pada kedua kakinya.
Yang jelas, saat ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membekukan ratusan rekening terkait dengan pemimpin Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang.
Ini didasarkan alasan bahwa sumber duit Panji Gumilang dari dugaan penipuan, penyumbang yayasan, serta ada yang terkait dengan Negara Islam Indonesia (NII).
KESIMPULAN
Video ‘KAKI KANAN TERTEMBAK, POLISI TERPAKSA LUMPUHKAN PANJI GUMILANG KARENA INI’ yang diunggah akun youtube Kabar News memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
Terkini
-
Bisnis Tak Bisa Lagi Cuma Hitung Cuan, Risiko Politik Juga Harus Dibaca
-
Penggemar Toy Story Wajib Coba, High Tea Bertema Woody dan Buzz Hadir dari Ketinggian Lantai 70
-
Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta
-
KemenHAM Janji Partisipasi Publik Bukan Sekadar Slogan, Siap Tampung Kritik Pedas OMS
-
Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya
-
Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu
-
Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja
-
Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan
-
Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax
-
Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?