“NGIBUL LAGI - RELAWAN ANIES BIKIN MALU DI TANAH SUCI !!!” ini adalah salah satu judul video yang diunggah oleh akun youtube PILIHAN RAKYAT pada Rabu (05/07/23).
Video ini berisi narasi seolah-olah para pendukung Anies Baswedan melakukan hal yang sifatnya berbohong saat melihat Anies melakukan ibadah haji.
Diketahui memang capres koalisi perubahan itu tengah melakukan ibadah hajinya di tahun 2023 ini ditengah persiapannya untuk Pilpres 2024.
Kemudian, narasi video itu juga seolah-olah mengatakan bahwa Anies berangkat haji karena ingin mempolitisasi hajinya demi Pilpres 2024.
Video ini pun didukung dengan gambar thumbnail jajaran petinggi arab dan Anies yang nampak duduk.
Baca Juga: Viral Anies Baswedan Didoakan Menjadi Presiden Indonesia oleh Jamaah Haji di Mekkah
Video itu pun disertai tulisan ‘TAK PUNYA AKHLAK, RELAWAN ANIES NGIBUL LAGI DI MEKAH !!!!‘.
PENJELASAN
Untuk diketahui kebenarannya, Anies Baswedan saat ini memang sedang menjalani ibadah haji tahun 2023.
Ditahun ini jugalah Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman atau MBS diketahui juga sempat mengundang bakal calon presiden (bacapres) koalisi perubahan ini. Anies diundang tepatnya pada hari raya Idul Adha pada Kamis (29/6/2023).
Namun, tak hanya Anies, MBS juga mengundang sejumlah kepala lembaga dan delegasi pemerintah, tokoh agama dan pejabat penting lainnya yang sedang melakukan haji ke Istana Mina.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amudi telah menyampaikan penjelasan tentang kriteria seorang Muslim mendapat undangan haji Raja Salman.
Hal itu dia jelaskan di Jakarta pekan lalu usai melepas 50 warga Indonesia yang mendapat undangan haji Raja Salman.
Meski begitu, tak ada informasi terkait ‘ngibul’ atau hal apa yang dipakai oleh para relawan untuk berbohong soal ibadah haji Anies.
Berdasarkan penelusuran Google Image, foto thumbnail pada video tersebut juga tak berhubungan dengan berita manapun.
KESIMPULAN
Video “NGIBUL LAGI - RELAWAN ANIES BIKIN MALU DI TANAH SUCI” yang diunggah akun youtube PILIHAN RAKYAT memiliki konten yang sengaja dibuat untuk menyebarkan kebencian dan hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Apa Itu 'Homeless Media' yang Viral dari Kebijakan Bakom RI
-
Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Oknum Guru SLB di Berau Jadi Tersangka Pencabulan 5 Siswi Disabilitas
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Tren 'Kicau Mania' dan Suara Burung yang Tak Lagi Saya Dengar
-
Buku Puisi Sergius Mencari Bacchus: Antara Kesepian, Doa, dan Keberanian
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai
-
Perwira Polda Sumut Kompol DK Dipecat Usai Viral Kasus Vape Narkoba