Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menyoroti pentingnya pendidikan partisipatif. Tujuannya untuk mendorong masyarakat berani melaporkan jika melihat pelanggaran pemilu atau pemilihan.
"Pendidikan partisipatif penting diberikan, terlebih Jawa Barat dengan pemilih yang tinggi atau sekitar 35,7 juta pemilih, harusnya mampu menjadikan masyarakat lebih berani melaporkan kalau menemukan pelanggaran," katanya saat membuka Workshop Pengawasan Partisipatif Menuju Sukses Pemilihan Umum Tahun 2024 di Bandung, kemarin.
Berdasarkan data tersebut, kata Lolly target dalam pendidikan pengawasan partisipatif cukup jelas. Yaitu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melaporkan pelanggaran pemilu 2024. Kata Lolly dalam pengawasan partisipatif rumusnya hanya satu yakni mengetahui apa yang dilarang dalam pemilu.
"Ketahui apa yang dilarang dalam pemilu, kalau sudah diketahui pahami bagaimana yang dilarang itu bermain dalam pemilu. Hal itu, akan membuat kita memiliki strategi identifikasi untuk mengetahui dugaan pelanggaran sejak awal," katanya.
Anggota Bawaslu Puadi mengatakan masyarakat bisa memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Penanganan Pelanggaran Pemilu dan Pelaporan (Sigap Lapor) ketika hendak melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.
"Aplikasi SigapLapor ini, harus dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan laporan, terutama laporan secara daring atau online," kata Puadi. Dengan aplikasi tersebut masyarakat tidak diharuskan mendatangi baik kantor Bawaslu di tingkat pusat maupun daerah, dengan membawa banyak formular ataupun bukti lapor.
Tag
Berita Terkait
-
Harapan Gerindra di Pemilu 2024: Ajak Kembali PAN Tuntaskan Misi Prabowo Presiden
-
712 Bacaleg di Kabupaten Bandung Barat Belum Penuhi Syarat Administrasi, Ini Konsekuensi yang Bakal Diterima
-
Rancang Pertemuan dengan Megawati, Analis Sebut PKB Tak Mau di-PHP Gerindra karena Cak Imin Tidak Dilirik Prabowo
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Siapa Sarah Mullally? Mantan Perawat yang Jadi Perempuan Pertama Pimpin Gereja Inggris
-
Daftar Harga MacBook Air dan MacBook Pro Terbaru Maret 2026
-
Bantah Sembunyi-sembunyi Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Begini Penjelasan KPK
-
7 Mobil Listrik Bekas Rp100 Jutaan 2026: Ini Daftar Termurah, Cocok Buat Harian!
-
Timnas Indonesia Butuh Dukungan Total Hadapi Saint Kitts and Nevis
-
Heran Kritik Netizen, Bojan Hodak: Beckham Putra Layak di Timnas Indonesia!
-
Bukan Cuma Soal Postur, Ini 2 Alasan John Herdman Panggil Elkan Baggott ke Timnas Indonesia
-
Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
-
Standar Sosial dan Keterbatasan: Benarkah Uang Membatasi Cara Kita Bahagia?
-
Pacific Rim: Upaya Manusia Ciptakan Jaeger untuk Lawan Kaiju, Malam Ini di Trans TV