Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti PDI Perjuangan (PDIP) yang mengritik pembelian jet tempur Mirage oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.
Adapun kritikan dari PDIP itu disampaikan usai mendengar klarifikasi kader senior partainya, Effendi Simbolon, terkait dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai capres 2024.
Hal itu ditanggapi Denny Siregar melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Denny Siregar menyinggung tugas pengawasan dari Effendi Simbolon selaku anggota Komisi I DPR RI.
"Effendi simbolon itu di komisi 1 DPR RI, yang tugasnya awasi bidang pertahanan. Masak anggota legislatif berteman dengan eksekutifnya yaitu Menhan?," ujar Denny Siregar dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Dennysiregar7, Selasa (11/7).
Lebih lanjut, Denny Siregar mengherankan tugas pengawasan yang seharusnya dijalankan Effendi Simbolon. Ia juga mengungkapkan bahwa adanya kecurigaan terkait pembelian pesawat tempur bekas itu mendekati Pilpres.
"Terus jadinya gak ngawasi dong?? Apalagi pembelian pesawat tempur bekas itu diputuskan mendekati Pilpres. Agak curigation," tandas Denny Siregar.
Sementara itu, Hasto PDIP menjelaskan dalam klarifikasi itu, Effendi menyampaikan kritik secara objektif soal pembelian jet tempur Mirage bekas dari Qatar.
"Terkait dengan kebijakan pembelian pesawat bekas Mirage dari Qatar itu merupakan suatu kebijakan yang tidak tepat. Bahkan, berpotensi melanggar undang-undang,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2023).
Dia menyebut Effendi selaku anggota Komisi I DPR juga menyoroti berbagai kebijakan Menteri Pertahanan dalam pengadaan alutsista yang dilaksanakan secara tidak proper.
Baca Juga: Mantab! Pelari Indonesia Saptoyogo Purnomo Lolos Paralimpiade 2024 Paris
"Pak Effendi Simbolon menyampaikan hal-hal yang bersifat objektif, dan itu dilakukan dengan penuh pertanggungjawaban sebagai sosok yang lama berkecimpung di Komisi I," jelasnya. "Sehingga bisa memahami mana kebijakan pertahanan di dalam pengadaan alutsista yang tepat, mana yang tidak tepat. Bahkan yang juga berpotensi merugikan Indonesia di masa-masa yang akan datang," tambah Hasto.
Atas hal itersebut, Hasto menuturkan PDIP akan mengambil sikap dengan menindaklanjuti soal pengadaan jet tempur Mirage bekas.
"Maka kami akan menindaklanjuti juga informasi terkait dengan pengadaan Mirage," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah
-
Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya
-
6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi
-
Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama