"Di berbagai momen strategis, Paloh sangat diperhitungkan. Nurani Surya Paloh terusik oleh aneka ketidakadilan di negeri ini. Menyadarkan dirinya bahwa berada diempuknya kekuasaan tentu menyobek hati. Paloh tidak rela membiarkan rakyat terzalimi," paparnya.
Lanjut, kata Faizal Assegaf, NasDem menjadi semakin jauh lebih bermartabat ketika memilih berjuang di jalur perubahan dengan sejumlah tokoh kritis.
"Pilihan yang sangat berat, banyak tantangan harus dilewati. Namun rakyat menaruh harapan NasDem dan Surya Paloh terus berlayar. Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang," ucap Faizal Assegaf.
Selain itu, ia mendefinisikan bahwa perubahan adalah arena pertarungan yang mesti dilalui dengan tekat yang kuat. NasDem punya peluang menjadi lokomatif penyatuan elemen rakyat. Ruang konsolidasi saatnya diperluas.
Faizal Assegaf juga mengatakan bahwa upaya merekatkan jejaring dan potensi rakyat harus dipercepat. Hal ini guna merobohkan seluruh sekat dan penghalang. Tak hanya itu, agar peleburan semua kekuatan rakyat bergerak dalam satu barisan yang solid.
Di akhir pernyataannya, Faizal Assegaf mengutarakan bahwa Jokowi di Istana makin terlihat frustrasi menghadapi gebrakan dari Surya paloh yang satu barisan untuk maju bersama dengan rakyat.
"Di Istana sana, Jokowi makin terlihat frustasi menghadapi gebrakan Surya Paloh yang melaju bersama rakyat menuntut: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia!," tandasnya.
Berita Terkait
-
Eko Kuntadhi Sampai Bereaksi Begini Soal Jawaban Yenny Wahid yang Digadang Jadi Cawapres Anies Baswedan
-
CEK FAKTA: Amien Rais Buat Gerakan People Power untuk Menangkan Anies Baswedan?
-
Kader Demokrat Sebut Lebih Baik Keluar dari Koalisi Perubahan Dibanding Terima Gatot Nurmantyo Jadi Cawapres Anies Baswedan
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN